Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Pepe Kuras Kocek Madrid
tjatur | Senin, 14 Desember 2009 | 03:19 WIB
|
Share:

MADRID, KOMPAS.com - Bek Real Madrid, Pepe, akan menjalani operasi lutut kanan dan absen selama enam bulan. Ini memaksa manajemen Real Madrid menyusun anggaran untuk membeli pemain pengganti, di bursa transfer kedua, Januari mendatang.

Pepe mengalami cedera itu di akhir babak pertama duel versus Valencia dalam lanjutan Divisi Primera, Sabtu (12/12/09). Menurut hasil pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI), otot lutut kanannya sobek.

"Hasil pemindaian MRI yang dilakukan hari ini, di Rumah Sakit Sanitas La Moraleja, Minggu (13/12/09), menunjukkan adanya sobekan pada ligamen antrerior lutut kanan. Pemain ini akan dioperasi dalam waktu dekat dan akan absen selama sekitar enam bulan," demikian pernyataan Resmi Madrid.

Mengingat Pepe merupakan pemain utama, ketidakhadirannya hingga Juni mendatang jelas mengganggu stabilitas dan mengancam ambisi Madrid menjuarai Divisi Primera dan Liga Champions. Karenanya, untuk mempertahankan kualitas permainan dan daya saing, Madrid akan segera menyusun daftar pemain yang potensial untuk dibeli pada Januari mendatang.

"Pepe adalah pemain yang tak tergantikan. Tak ada Pepe yang lain di bursa. Mulai Senin (14/12), kami akan mengevaluasi apakah kami akan melakukan pembelian untuk membuat kami nyaman dan untuk memperkokoh tim. Kami tak menyangkal kemungkinan pembelian. Namun, kami juga tidak yakin karena kami masih harus melihat bursa," jelas Direktur Umum Real Madrid, Jorge Valdano.

Awal musim ini, Madrid sudah mengucurkan anggaran sebesar 250 juta euro untuk mendatangkan talenta-talenta terbaik dunia, misalnya Ricardo Kaka dan Cristiano Ronaldo. Saat ini, Madrid sebetulnya sedang melakukan penghematan dan sejumlah kegiatan ekonomi untuk menyeimbangkan neraca keuangan.

Mengingat deretan nama besar di Santiago Bernabeu, sulit mengharapkan Madrid mau membeli pemain tak berlabel bintang. Dengan begitu, absennya Pepe, dipastikan akan mengganggu konsolidasi keuangan Madrid karena mereka harus mengucurkan uang besar untuk bek top. (RM)