Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Juve KO, Ferrara Salahkan Kiper
tjatur | Minggu, 13 Desember 2009 | 05:48 WIB
|
Share:
AFP/ANDREAS SOLARO
Pelatih Juventus, Ciro Ferrara, usai timnya dikandaskan Bari 1-3, dalam duel lanjutan Serie-A, di Stadion San Nicola, Sabtu (12/12/09).

TERKAIT

BARI, KOMPAS.com — Pelatih Juventus Ciro Ferrara mengaku puas dengan performa timnya, meski akhirnya harus menyerah 1-3 kepada Bari, dalam duel lanjutan Serie-A, Sabtu (12/12/2009). Menurutnya, satu-satunya hal yang membuat Juventus kalah adalah performa kiper Bari, Jean Francois Gillet.

Mengacu statistik, pernyataan Ferrara tidak berlebihan. Selama 90 menit tercatat, Juventus menguasai bola sebanyak 65 persen dan membuat delapan tembakan tepat ke gawang dari 28 usaha. Sementara itu, Bari sendiri hanya membuat lima peluang emas dari sepuluh kali percobaan.

"Keadaan belakangan ini sedang tidak baik. Kami datang ke sini (Stadion San Nicola) dengan kerendahan hati, menempatkan Bari sejajar dengan level kami. Namun, sulit memberi analisis pertandingan hari ini. Anak-anak bermain luar biasa bagus sore ini dan menciptakan peluang gol. Saya pikir, kami bisa mempertahankan performa, Namun bola tak mau masuk," ujarnya.

"Dengan tiga tembakan, Bari (mampu) membobol gawang kami sebanyak tiga kali. Terlepas dari itu, melihat para performa pemain saya, saya tak merasa bahwa mencela mereka merupakan tindakan yang benar. Mereka melakukan segala yang mereka bisa untuk mengejar kemenangan dan membuat kekalahan ini lebih berat ketimbang sakit perut," lanjutnya.

Kesabaran Ferrara berlaku untuk semua pemain, termasuk kepada Diego, yang gagal mengeksekusi penalti di menit ke-68. Menurutnya, kegagalan penalti tidak bisa dinilai sebagai faktor ketidakmampuan pemain. Itu sudah sering terbukti, ketika pemain besar gagal mengeksekusi penalti.

"Kami semua dekat kepada Diego dan mencoba membantunya untuk menyesuaikan diri. Dengan sendirinya, ia terpukul dengan kegagalan itu. Namun, hal ini bisa terjadi dalam sepak bola dan kami punya waktu banyak (setelah kegagalan itu) untuk mengejar gol," tandasnya. (SKY)