


LIVERPOOL, KOMPAS.com - Liverpool harus menerima pil pahit dari Javier Mascherano. Pasalnya, sementara mereka optimistis Mascherano tak akan hengkang, Mascherano malah bersikap ragu-ragu dengan masa depannya di Anfield.
Performa Liverpool musim ini memang jauh dari memuaskan. Selain tersingkir dari Liga Champions, mereka juga kesulitan bersaing di Premier League. Hingga pekan ke-15, mereka masih tertahan di posisi ketujuh klasemen dengan 24 poin atau kalah 12 angka dari Chelsea di puncak klasemen.
Pelatih Rafael Benitez, menilai, kondisi itu terjadi karena minimnya skuad saat ini. Selain karena hengkangnya sejumlah pemain, Liverpool juga didera badai cedera. Sementara merencanakan pembelian baru, Benitez berniat mempertahankan skuad saat ini.
Mascherano kemudian menjadi salah satu pemain yang ingin dipertahankan Liverpool. Mengingat adanya ketertarikan Barcelona kepada Mascherano, Liverpool merasa perlu segera mengamankan Mascherano, meski ia masih terikat kontrak dua tahun lagi.
Benitez kemudian berdiskusi dengan Mascherano soal masa depannya dan klub. Menurut Benitez, Mascherano mengaku bahagia dan ini merupakan sinyal Mascherano akan memperpanjang kontrak.
Namun, ketika sejumlah media Inggris mencoba mengonfirmasi langsung kepada Mscherano, ia malah tak menunjukkan optimisme soal masa depannya di Liverpool. Hal itu kembali memunculkan dugaan, Mascherano masih berpeluang pindah ke Barcelona.
"Aku bermain untuk Liverpool. Aku adalah pemain Liverpool. Seperti yang pelatih katakan, aku punya sisa kontrak dua tahun dan aku tidak perlu mengatakan apapun. Aku bermain untuk Liverpool dan akan melakukan yang terbaik," imbuhnya. (SKY)

