


ATHENA, KOMPAS.com - Arsenal menyerah 0-1 kepada Olympiakos dalam duel lanjutan babak penyisihan Grup H Liga Champions, di Stadion Karaiskaki, Rabu (9/12). Hasil ini membuat Olympiakos lolos ke 16 besar sebagai runner-up grup. Arsenal sendiri, meski kalah, tetap masuk fase knock-out sebagai juara grup.
Sebelum laga, Arsenal berada di puncak klasemen dengan 13 poin atau unggul enam angka dari Olympiakos di tempat kedua. Apa pun hasul duel versus Olympiakos, Arsenal tak akan tergusur dari takhta. Karenanya, pelatih Arsenal, Arsene Wenger, berani menurunkan pemain lapis dua.
Berbeda dengan itu, Olympiakos yang cuma unggul tiga angka dan kalah rekor pertemuan dari penghuni posisi ketiga, Standard Liege, membutuhkan kemenangan untuk bisa lolos. Mereka pun berusaha sekuat tenaga untuk mengatasi Arsenal.
Namun, tak mudah bagi Olympiakos untuk bisa mengimbangi permainan "The Gunners". Arsenal yang mengandalkan permainan kaki ke kaki, mampu mendesak tuan rumah dan menciptakan peluang melalui Theo Walcott di menit ke-10. Sayang, sepakannya mengarah lurus ke pelukan Antonis Nikopolidis.
Tak mau kehialangan momen, Arsenal terus mendesak benteng tuan rumah. Sempat kesulitan, Arsenal mampu menyelipkan dua peluang emas melalui Theo Walcott dan Aaron Ramsey di menit ke-21 dan ke-25. Sayang, kedua usaha itu kandas di tangan Nikopolidis.
Ancaman Arsenal membuat Olympiako semakin berhati-hati. Hal ini memang efektif meredam serbuan Arsenal. Namun, Olympiakos juga semakin kesulitan mengembangkan permainan. Hasilnya, skor 0-0 pun bertahan sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, Olympiakos mencoba mengambil inisiati menyerang. Secara mengejutkan, mereka mampu merusak koordinasi pertahanan Arsenal dan unggul melalui gol Leonardo di menit ke-47. Memanfaatkan kesalahan Kyle Bartley, Leonardo mengirim bola ke tengah gawang Lukasz Fabianski.
Kebobolan tak membuat Arsenal terhenyak. Sebaliknya, mereka segera membangun serangan yang berujung tembakan tepat ke gawang dari kaki Carlos Vela. Namun, kembali peluang itu bisa dipatahkan Nikopolidis.
Tak mau ambil pusing, Arsenal terus saja menyerbu wilayah pertahanan Olympiakos. Setelah menunggu hingga menit ke-67, Arsenal pun kembali menciptakan peluang melalui Ramsey. Sayang, peluang itu kembali tersia-sia karena sepakan Ramsey berhasil ditangkap Nikopolidis di sudut kanan bawah gawang.
Di tengah derasnya serbuan Arsenal, Olympiakos mampu menyelipkan serangan melalui Enzo Maresca di menit ke-78. Memanfaatkan umpan Raul Bravo, Maresca melepas tembakan ke tengah gawang Arsenal. Sayang, tembakan keras itu bisa diblok Fabianski.
Olympiakos yang tak mau kehilangan peluang ,lolos mengurangi serangan dan meningkatkan kekuatan pertahanan. Meski tak mampu menambah gol, mereka bisa mempertahankan keunggulan 1-0 hingga akhir laga.
Dengan hasil tersebut Olympiakos berhak mengakhiri fase grup sebagai runner-up dengan sepuluh poin. Sementara itu, Standard Liege dan AZ Alkmaar yang bermain imbang 1-1, sama-sama tersingkir.
Susunan pemain:
Olympikos: Nikopolidis; Galitsios, Mellberg, Avraam Papadopoulos, Raul Bravo; Maresca, Dudu (Domi 86); Galletti, Oscar (Pantos 90), Leonardo; Mitroglou
Arsenal: Fabianski; Gilbert, Bartley, Silvestre, Cruise; Ramsey, Song, Merida; Walcott, Vela, Wilshere (Sunu 76)

