


KIEV, KOMPAS.com - Penyerang Lionel Messi mencetak gol yang menentukan kemenangan Barcelona 2-1 atas Dynamo Kiev dalam duel lanjutan babak penyisihan Grup F Liga Champions, di Stadion Dinamo, Rabu (9/12). Hasil ini memastikan Barcelona lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup.
Sebelum pertandingan, Barcelona berada di puncak klasemen grup dengan nilai delapan atau unggul dua angka dari Inter Milan dan Dynamo Kiev di posisi kedua dan ketiga. Mereka juga cuma unggul tiga angka dari Kiev di tempat keempat (dasar klasemen).
Seandainya pada duel terakhir Inter bisa mengatasi Rubin atau sebaliknya, dan Kiev bisa menang 3-0 atas Barcelona, maka Barcelona akan tersingkir. Menyadari kedudukannya belum aman, Barcelona bertekad meraih tiga angka dari Kiev.
Namun, di luar dugaan, Kiev yang tampil di kandang sendiri, malah mampu unggul lebih dulu melalui Artem Milevskiy, saat pertandingan baru berjalan dua menit. Memanfaatkan umpan Andriy Shevchenko, Milevskiy mengirim bola ke tengah gawang.
Bola yang mengarah ke tengah gawang itu sebetulnya bisa dijangkau Victor Valdes. Namun, bola lepas dan bergulier melewati garis gawang.
Meski tertinggal, Barcelona mempertahankan tempo dan tensi permainan. Perlahan, mereka bisa mengambil kendali permainan dan mendikte permainan lawan. Setelah bekerja keras, Barcelona berhasil menciptakan peluang gol di menit ke-14, melalui Lionel Messi. Sayang, sepakannya bisa diamankan Oleksandr Shovkovskiy.
Tak mau kecolongan lagi, Kiev mengetatkan lini pertahanan mereka. Hasilnya, meski mampu menguasai wilayah pertahanan Kiev, Barcelona kesulitan mengalirkan serangan berbahaya. Setiap upaya umpan atau tembakan jarak jauh, bisa dikandaskan tuan rumah.
Terus gagal, Barcelona tak menyerah. Masih dengan permainan bola pendek, mereka berusaha mencari celah dari semua sisi pertahanan Kiev. Setelah menunggu hingga menit ke-25, Barcelona kembali menciptakan peluang melalui Zlatan Ibrahimovic. Lagi-lagi, tembakannya dari luar kotak penalti meluncur lurus ke pelukan Shovkovskiy.
Meski tak membuahkan gol, ancaman yang diciptakan Ibrahimovic membuat Barcelona melihat celah di sisi kanan lapangan Kiev. Mereka pun terus menekan tuan rumah dan akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui Xavi Hernandez di menit ke-31. Memanfaatkan umpan silang Eric Abidal, Xavi meloloskan bola ke tengah bawah gawang Kiev.
Gol itu memaksa Kiev kembali menaikkan serangan. Hal ini membuat Barcelona kerepotan. Meski mampu menahan serangan, Barcelona semakin sulit menciptakan peluang gol. Skor 1-1 pun bertahan hingga akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, Barcelona kembali menguasai permainan dan mendesak tuan rumah. Namun, Kiev berhasil menggagalkan serbuan itu dan langsung melancarkan serangan.
Setelah terlibat perebutan bola sengit di lini tengah, Kiev mampu melanjutkan serbuan dan menciptakan kesempatan gol melalui Yarmolenko di menit ke-54. Sayang, tandukan Yarmolenko masih melenceng dari sasaran.
Selanjutnya, keadaan tak banyak berubah. Barcelona mampu menekan namun nyaris tanpa peluang. Sebaliknya, Kiev yang tertekan, malah mampu memberikan sejumlah ancaman.
Pada menit ke-68, misalnya, Kiev nyaris unggul melalui Artem Milevskiy. Untung bagi Barcelona, Valdes mampu mengeblok sundulan Milevskiy.
Di tengah kebuntuan itu, Barcelona mendapat hadiah tendangan bebas menyusul pelanggaran Taras Mikhalik kepada Lionel Messi di menit ke-85. Messi yang dipercaya mengeksekusi, mengirim bola masuk ke sudut kiri atas gawang Kiev.
Dengan sisa waktu lima menit, Kiev masih berupaya bangkit. Namun, Barcelona berhasil mengatasi usaha Kiev dan mempertahankan keunggulan 2-1 hingga akhir laga.
Dengan hasil ini, Barcelona memimpin klasemen dengan 11 poin. Kiev sendiri tetap tertahan di dasar klasemen. Barcelona akan didampingi Inter Milan yang sukses menggasak Rubin Kazan 2-0.
Susunan pemain:
Kiev: Shovkovskiy; Almeida, Betao, Magrao (Ninkovic 75), Eremenko; Yussuf, Mikhalik, Yarmolenko, Shevchenko; Vukojevic; Milevskiy
Barcelona: Valdes; Puyol, Pique (Marquez 88), Abidal, Alves; Busquets, Keita, Xavi; Iniesta (Pedro 81), Ibrahimovic, Messi

