Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Beckenbauer Jadi Paranormal
hpr | Senin, 07 Desember 2009 | 22:46 WIB
|
Share:

TURIN, KOMPAS.com - Legenda dan Presiden Bayern Muenchen, Franz Beckenbauer, seperti seorang paranormal. Dia berani meramalkan hasil pertandingan terakhir Grup A Liga Champions antara Juventus lawan Bayern, Selasa (8/12) secara detil. Menurutnya, Bayern akan memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 dan gol tercipta pada menit ke-89.

Bayern berada di urutan ketiha dengan nilai 7. Sedangkan Juve di tempat kedua dengan nilai 8. Untuk lolos ke babak selanjutnya, Bayern harus menang. Sementara, Juve hanya butuh hasil seri. Posisi puncak ditempati Bordeaux yang sudah pasti lolos dengan nilai 13.

"Bayern akan menang 1-0. Tapi, gol tercipta pada menit ke-89, sehingga Juventus tak punya kesempatan mengejar," kata Beckenbauer.

Meski begitu, Bayern akan menghadapi perlawanan berat. Sebab, Juventus tampil di kandang dan memiliki permainan yang bagus.

"Juve sangat kuat jika bermain di kandang. Mereka tim yang solid, kuat secara fisik dan sulit dikalahkan. Anda lihat sendiri saat mereka mengalahkan Inter Milan. Tapi, kami butuh kemenangan," ujar presiden Bayern Muenchen ini.

Ditanya bagaimana cara memenangkan pertandingan, Beckenbauer menjelaskan, "Ketika saya masih muda dan bermain buat Bayern, kami dilatih Branko Zebec. Dia hanya mengatakan tiga kata sebelum pertandingan: sabar, sabar, dan sabar. Tetaplah mempertahankan kedudukan 0-0 sampai ada kesempatan mencetak gol, kemudian menekan dengan cepat. Bayern harus bermain seperti itu. Kami harus memikirkan pertahanan lebih dulu, kemudian baru mengejar gol saat ada kesempatan."

"Teori Zebec sangat valid dan bisa dicontoh," tambahnya.

Banyak spekulasi mengatakan, pertandingan lawan Juventus menjadi penentuan buat pelatih Louis van Gaal. Jika kalah, maka dia akan dipecat. Namun, itu langsung disanggah Beckenbauer.

"Tak akan ada keputusan apa pun. Kalaupun kalah, kami akan berusaha memenangkan Liga Europa. Van Gaal akan tetap melatih. Dia telah membawa tim meraih tiga kemenangan berturut-turut. Kerjanya baru mulai befungsi. Kami tak akan memecatnya," katanya.

Jika kalah, Bayern akan berada di urutan ke-3. Artinya, mereka akan tampil di babak 32 besar Liga Europa yang dulu bernama Piala UEFA. (GZT)