


LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, mengatakan, mental Cesc Fabregas sempat jatuh karena gagal mengeksekusi ke gawang Stoke City, dalam lanjutan Premier League, Sabtu (5/12). Namun, Wenger memuji kedewasaan dan kematangan Fabregas karena bisa memulihkan kepercayaan diri dan memimpin tim meraih kemenangan.
Pada pertandingan itu, Arsenal mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran Rory Delap kepada Andrei Arshavin di menit ke-20. Fabregas yang diserahi kepercayaan mengeksekusi hadiah mengirim bola ke sudut kiri bawah gawang. Namun, tembakan itu bisa diamankan kiper Stoke, Thomas Sorensen.
Enam menit kemudian, Arsenal berhasil unggul melalui Andrei Arshavin. Memanfaatkan umpan terobosan Fabregas, Arshavin melesakkan bola ke sudut kiri bawah, tempat Sorensen mementahkan tembakan Fabregas.
Di menit ke-79, Arsenal menggandakan kedudukan melalui Aaron Ramsey. Ia mengirim bola dari luar kotak penalti ke sudut kiri bawah gawang. Skor 2-0 untuk Arsenal bertahan hingga akhir laga.
"Sorensen tampil hebat. Namun, setidaknya, kami hanya sekali saja (memberinya peluang menggagalkan gol). Saya yakin, penalti itu memengaruhi pikiran Fabregas," ungkap Wenger.
"Ketika Anda adalah seorang kapten dan Anda gagal melakukan penalti dan Anda bisa melupakannya, itu berarti tim Anda menang dan itu membantu tim," ujarnya. (SKY)


