Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Bilyaletdinov Bawa Everton ke 32 Besar
tjatur | Kamis, 03 Desember 2009 | 02:47 WIB
|
Share:
AFP/ARIS MESSINIS
Gelandang Everton, Diniyar Bilyaletdinov (kedua dari kanan), merayakan golnya ke gawang AEK Athena dalam lanjutan babak penyisihan grup, Rabu (2/12).

ATHENA, KOMPAS.com - Gelandang Everton, Diniyar, Bilyaletdinov mencetak gol yang menentukan kemenangan 1-0 atas AEK Athena dalam duel lanjutan babak penyisihan grup Liga Europa, di Stadion Spyros Louis, Rabu (2/12). Hasil itu membuat Everton bisa memastikan diri lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup I.

Athena sendiri bukannya tak berusaha mencegah kelolosan Everton. Tampil di kandang sendiri, Athena langsung menggebrak dengan serangan cepat. Namun, bukannya mencetak gol, gawang Athena malah dibobol oleh gelandang Everton, Diniyar Bilyaletdinov di menit keenam. Memanfaatkan umpan Jo, Bilyaletdinov mengirim bola ke sudut kanan gawang Diego Saja.

Tertinggal satu gol di menit awal, tak merusak semangat Athena. Mereka terus merangsek ke lini pertahanan Everton dengan variasi umpan pendek dan terobosan. Sayang, meski mampu mendominasi, mereka gagal menyelipkan ancaman yang betul-betul serius ke gawang Tim Howard.

Sementara masih kesulitan mencari celah menyelipkan gol, Athena malah kembali dikejutkan oleh serangan Everton yang berujung tembakan tepat ke gawang dari kaki Jose Baxter di menit ke-31. Untung saja, Saja mampu mengamankan bola dalam dekapannya.

Ancaman-ancaman kecil dari Everton barisan tengah Athena mengendurkan dukungan kepada lini depan dan membantu pertahanan. Meski mampu menutup ruang gerak Everton untuk maju, Athena sendiri juga kesulitan membangun serangan.

Keadaan ini berlangsung hingga turun minum dengan angka 1-0 untuk Everton tetap tertera di papan skor.

Memasuki babak kedua, Athena kembali mencoba mengendalikan permainan. Setelah sempat tertekan, memasuki menit ke-50, mereka mulai nyaman dengan penguasaan bola dan mengurung benteng Everton. Namun, minimnya kreasi serangan dan militansi Everton membuat Athena kesulitan mengembangkan permainan.

Tak mampu menembus pertahanan musuh, Athena mencoba mengatasi kebuntuan dengan melepaskan tembakan-tembakan spekulasi. Di menit ke-76, sebuah upaya dari Ignazio Scocco, nyaris membuahkan gol penyama kedudukan. Sayang, sepakannya masih bisa diantisipasi oleh TIm Howard.

Tak mau terus tertekan, Everton menggeliat dan mulai membangun serangan saat laga memasuki menit ke-78. Nyaris tanpa kesulitan, Everton berhasil mendesak musuh mundur dan terjadilah perebutan bola sengit di tengah lapangan. Tawar-menawar itu akhirnya tak membuahkan kesepakatan apa-apa ketika wasit    Claudio Circhetta meniupkan peluit panjang.

Dengan tambahan tiga angka, Everton mapan di posisi kedua dengan sembilan poin atau unggul lima angka dari BATE Borisov di tempat ketiga. Dengan satu laga tersisa, Everton tak mungkin terkejar.

Namun, Everton juga tak mungkin finis sebagai runner up. Pasalnya, posisi puncak diisi oleh Benfica yang memiliki keunggulan tiga angka plus unggul rekor pertemuan dari Everton.

Susunan pemain:
AEK:
Saja; Majstorovic, Juanfran, Regufe Geraldo, Georgeas, Tachtsidis; Hersi, Kafes, Makos (Manduca  30), Leonardo (Scocco  46); Pavlis (Blanco  62)
Everton: Howard; Hibbert, Distin (Duffy  18), Baines, Coleman; Cahill, Pienaar, Bilyaletdinov, Fellaini, Dan Gosling; Jo (Aiyegbeni  Yakubu Aiyegbeni 73)