


CATANIA, KOMPAS.com — Penyerang Klaas-Jan Huntelaar mengaku bahagia mencetak sepasang gol yang membawa AC Milan menang 2-0 atas Catania, dalam lanjutan Serie-A, di Stadion Angelo Massimo, Minggu (29/11). Menurutnya, sepasang gol tesebut telah menandai kebangkitannya.
Milan tampil mendominasi permainan pada laga tersebut. Namun, meski lebih banyak menyerang, tidak satu pun gol tercipta. Pelatih Leonardo pun tak diam melihat lini depan yang mandul. Dia merubah strategi dengan memasukkan Huntelaar dan menarik Mathieu Flamini pada menit ke-84.
Strategi tersebut tepat. Pasalnya, Huntelaar memecah kebuntuan dengan gol yang dicetaknya pada menit ke-92. Mendapat umpan Inzaghi, Huntelaar melepaskan tendangan dan bola bersarang di pojok kiri gawang Catania.
Tak lama kemudian, Huntelaar berhasil menggandakan keunggulan. Mendapat umpan dari Inzaghi, ruang tembak Huntelaar tertutup. Dia dengan cerdik membawa bola ke belakang dulu, kemudian melepaskan tendangan lambung yang melewati kepala Andujar. Mustahil bola dijangkau, hingga menusuk tepat di pojok kanan gawang Catania. Alhasil, kemenangan ini membawa Milan berada di peringkat kedua sekaligus menggeser Juventus.
Huntelaar mengaku bangga dengan gol ini. Menurutnya, gol tersebut adalah hasil kerja kerasnya. Dia pun berharap dapat lebih sering turun dan mencetak gol lagi.
"Aku telah bekerja keras untuk bisa bermain dan mencetak gol. Aku sangat bahagia akhirnya bisa mencetak gol dan aku berharap bisa lebih baik dari ini," ungkapnya.
"Setiap orang pasti bahagia dengan apa yang aku lakukan. Kami merayakan bersama-sama, jadi perasaanku bergitu bangga menjadi bagian dari tim ini," imbuhnya.
Huntelaar menyikapi rumor hengkangnya. Dia mengatakan, "Aku mengatakan kepada setiap orang di klub bahwa aku ingin bermain untuk Milan. Aku akan berjuang di sini. Malam ini begitu menyenangkan. Sangat sulit menjadi starter. Aku tidak bermain cukup baik dan aku akan berkerja keras dan berharap ini bisa menjadi titik balikku." (FBI)


