

BARCELONA, KOMPAS.com - Pelatih Barcelona, Josep "Pep" Guardiola, menilai timnya mengalami kesulitan saat mengandaskan Real Madrid 1-0, dalam lanjutan Divisi Primera, Minggu (29/11). Menurutnya, itu bukan semata karena timnya tidak optimal atau tampil buruk , melainkan karena Madrid semakin solid.
Pada laga itu, Barcelona memang tampak mendominasi penguasaan bola. Namun, kokohnya benteng Madrid, membuat sejumlah serangan Barcelona kandas. Selain itu, pergerakan barisan serang Madrid juga mampu membuat Carles Puyol dkk pontang-panting mengamankan gawang. Keadaan Barcelona tambah sulit ketika Sergi Busquets mendapat kartu kuning kedua di menit ke-63.
"Kami sangat kuat secara mental. Kami menunjukkan karakter untuk menang di rumah. Madrid adalah tim yang bagus. Tak ada keraguan soal itu. Mereka mendapatkan peluang dan membuat hidup kami sulit. Namun, kami mencoba mempertahankan penguasaan," ulas Pep.
"Saya mengharapkan Madrid tampil agresif lebih awal. Mereka semakin menyatu sekarang dan saya pikir, mereka bermain dengan baik. Kadang-kadang, Anda bermain dengan baik dan menang. Kadang-kadang (Anda tidak bermain bagus) tetapi bisa menang). Dengan sepuluh orang, kami menekan dan menyerang dan memiliki sedikit peluang," tambahnya.
Dengan kemenangan itu, Barcelona berhak duduk di puncak klasemen dengan 30 poin atau unggul dua angka dari Madrid di tempat kedua. Mengingat tipisnya selisih, Guardiola berharap, pasukannya segera fokus untuk duel versus Xerez, Rabu (2/12).
"Kami memenangi pertandingan (atas Madrid). Itu saja. Kami akan segera menghadapi ujian baru. Ambisi kami adalah menjadi juara dan kami ingin menang lagi hari Rabu," tandasnya. (GL)

