Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Seri, "Spurs" Gusur Arsenal
tjatur | Minggu, 29 November 2009 | 02:15 WIB
|
Share:
AFP/IAN KINGTON
Bek Tottenham Hotspur, Michael Dawson (tengah).

BIRMINGHAM, KOMPAS.com - Tottenham Hotspur bermain imbang 1-1 dengan Aston Villa, dalam lanjutan Premier league, di Villa Park, Sabtu (28/11). Dengan 26 poin, mereka berhak naik ke posisi ketiga, menggeser Arsenal.

Sebelum pertandingan, Spurs bertengger di posisi keempat klasemen dengan 25 poin. Mereka hanya kalah selisih gol dari Arsenal.

Mengingat tipisnya jarak, "Spurs" bertekad meraih poin penuh dari Villa, meski berstatus tim tamu. Namun, di luar dugaan, mereka mendapat sambutan galak dari tuan rumah.

Begitu peluit kick-off  berbunyi, Villa tampil galak. Dalam tempo permainan yang cepat, mereka sanggup membangun koordinasi permainan solid yang membuat musuh keteteran.

Kerja keras Villa akhirnya membuahkan keunggulan 1-0 menyusul gol yang dicetak Gabriel Agbonlahor. Memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Carlos Jimenez Cuellar yang diblok Assou-Ekotto, Agbonlahor mengirim bola ke dalam jala Gomes.

Keadaan tertinggal tak lantas membuat Tottenham menggenjot serangan. Mempertahankan tempo lebih lambat dari musuh, mereka mencoba memperbaiki penguasaan bola dan dengan berhati-hati membangun serangan.

Selain menyulitkan musuh mengembangkan permainan, "Spurs" juga berhasil menciptakan peluang gol melalui Jermaine Defoe di menit ke-21. Sayang, tembakan yang memanfaatkan bola liar itu masih bisa dijangkau dan diamankan Brad Friedel.

Melihat usahanya gagal, "Spurs" tergoda untuk menaikkan tempo. Namun, Villa yang tak ingin kehilangan poin, sukses meredam gempuran lawan di lini tengah. Hasilnya, duel pun berlangsung seru, panas, tapi alot.

Ngototnya kedua kubu mencari peluang gol berakhir ironis. Skor 1-0 untuk Villa bertahan hingga wasit Philip Dowd membunyikan peluit tanda turun minum.

Memasuki babak kedua, permainan langsung berjalan panas dan ketat. Dan, meski mampu sedikit mengungguli penguasaan bola "Spurs", Villa malah terancam kebobolan ketika Niko Kranjcar melepaskan tendangan jarak jauh ke sudut kiri atas gawang mereka di menit ke-51. Untung, juluran tangan kiri Friedel mampu membelokkan arah bola keluar sasaran.

Meski gagal, "Spurs" melihat adanya celah serangan di sektor sayap Villa. Melalui Kranjcar dan Aaron Lennon, mereka berhasil memaksimalkan serangan di sektor sayap. Nyaris tak memberi peluang musuh menyerang, "Spurs" terus mendesak.

Sayang, meski upaya itu merusak koordinasi pertahanan Villa, Tottenham sering malakukan kesalahan umpan sehingga serangan kandas di tengah jalan. Selain itu, permainan umpan silang mereka juga tak membuahkan hasil memuaskan karena Peter Crouch yang menjadi target kesulitan melepaskan diri dari pengawalan bek.

Di tengah segala kebuntuan itu,  Defoe memberikan asa setelah ia berhasil menyambut bola muntah dari Richard Dunne dan melesakkannya ke sudut kiri gawang  Friedel. Namun, gol itu dianulir, karena sebelum menyepak bola, Defoe mengontrol bola dengan tangan.

Tak peduli dengan anulir, "Spurs" konsisten mengalirkan serangan ke lini pertahanan Villa. Ketekunan mereka akhirnya membuahkan gol penyama kedudukan dari kaki bek Michael Dawson di menit ke-77.  Memanfaatkan bola muntah dari Dunne, Dawson mengirim bola masuk ke sudut kanan atas gawang Villa.

Melihat usahanya membuahkan hasil, "Spurs" semakin berani bermain terbuka dan cepat. Namun, kegigihan Villa mempertahankan poin membuat laga kembali berjalan alot. Kali ini, meski "Spurs" mendominasi, mereka gagal berpacu dengan waktu. Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit berbunyi panjang.

Susunan pemain:
Villa:
Friedel; Luke Young, Dunne, Cuellar, Beye; Ashley Young, Reo-Coker (Sidwell 71), Petrov, Milner; Agbonlahor, Carew (Heskey 75)
Tottenham: Gomes; Assou-Ekotto, Bassong, Dawson, Corluka; Kranjcar (Keane 78), Palacios (Jenas 66), Huddlestone, Lennon; Crouch, Defoe