


MADRID, KOMPAS.com - Real Madrid berhasil mengalahkan FC Zurich 1-0 di Stadion Santiago Bernebau dalam lanjutun babak penyisihan Grup C Liga Champions, Rabu atau Kamis (26/11). Dengan tambahan tiga angka, "El Real" berada di puncak klasemen dengan mengoleksi poin sepuluh.
Sebelum laga ini, Real Madrid berada di posisi kedua dengan poin tujuh dan hanya terpaut satu angka dengan Olypique Marseille yang berada di peringkat ketiga. "El Real" memiliki poin yang sama dengan pemuncak klasemen, AC Milan. Meski berada di posisi kedua, Madri wajib menang untuk memperbesar peluang lolos ke babak 16 besar. Jika kalah, maka Marseille yang memiliki peluang besar untuk lolos. Namun, dengan catatan Marseille dapat mengalahkan AC Milan.
Oleh karena itu, sejak menit-menit awal, Madrid langsung tampil menekan. Dalam kurun waktu lima belas menit pertama, mereka memiliki lima peluang. Sayangnya, kelima peluang tersebut masih bisa digagalkan kiper Zurich, Johnny Leoni.
Meskipun demikian, Madrid tidak menyerah. Dengan dukungan ribuan suporter fanatiknya, Ricardo Kaka dkk terus melakukan ancaman secara sporadis. Kerja keras tersebut baru membuahkan hasil pada menit ke-20 berkat gol yang dicetak Gonzalo Higuain. Mendapat umpan terobosan Kaka, Huguain langsung melepaskan tendangan dengan kaki kirinya yang menerabas di sebelah kanan gawang Leoni.
Gol ini menjadi membuat penggawa Madrid mempunyai semangat yang lebih. Mereka terus berupaya merusak pertahanan Zurich dan menggandakan keunggulan. Meskipun demikian, tak mudah bagi Madrid untuk mencetak gol. Pasalnya, Zurich tampil lebih disiplin dan tidak segan-segan untuk menyapu bersih bola yang masuk ke wilayah pertahanannya. Alhasil, hingga turun minum, Madrid belum mampu memperbesar keunggulan.
Pada awal babak kedua, Zurich belum kalah mental untuk menggempur pertahanan sang tuan rumah. Mengembangkan perminan dengan umpan-umpan pendek, Zurich berupaya untuk menggetarkan gawang Madrid yang dikawal Iker Casillas. Sayangnya peluang tersebut masih gagal dikonversi menjadi gol karena buruknya penyelesaian. Pada menit ke-48, misalnya, Silvan Aergerter melepaskan tendangan dengan kaki kanannya. Sayangnya, tendangan yang dilepaskannnya masih lemah.
Namun, dengan sigap Madrid kembali mengendalikan serangan. Mereka terus menggempur lini pertahanan tim tamu dari berbagai lini. Pada menit ke-66, Van der Vaart nyaris mengoyak jala Zurich. Sial, bola yang ditendangnya masih bisa mampu diamankan Leoni.
Melihat lini depannya masih tumpul pelatih Madrid, Manuel Pellegri memasukkan Cristiano Ronaldo yang telah pulih dari cedera. Masuknya Ronaldo, membuat permainan semakin hidup. Ancaman demi ancaman terus dialamatkan ke gawang Zurich. Sayangnya, berkali-kali peluang tersebut masih bisa digagalkan. Barisan pertahan Zurich memang cukup tampil disiplin untuk menjaga wilayahnya.
Jelang laga usai, Madrid meningkatkan tensi serangan. Beberapa peluang diciptakan Ronaldo. Pada menit ke-87, misalnya, Ronaldo melepaskan tendangan setelah menerima umpan dari Kaka. Namun, bola berhasil diamankan Leoni. Tak lama berselang, Ronaldo yang melakukan penetrasi dari sektor kiri melepaskan tendangan. Lagi-lagi Leoni dapat menghalau tendangannya. Hingga peluit panjang tak satu pun gol tambahan tercipta.
Susunan Pemain
Real Madrid: Casillas, Albiol, Pepe, Arbeola (Van der Vaart 56), Ramos, Alonso, Diarra, Higuain, Raul, Marcelo, Kaka (Granero 89(
FC Zurich: Leoni, Tihinen, Barmettler, Philippe, Stahel, Rochat, Aegerter, Djuric, Gajic (Vonlanthen 76), Alphonse (Mehmedi 86), Margairaz


