


STOCKHOLM, KOMPAS.com - Wasit Martin Hansson membantah bahwa dirinyalah penyebab tersingkirnya Irlandia di babak play off kualifikasi Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Menurutnya, Irlandia memang tidak beruntung dan itu sebuah konsekuensi di ajang besar seperti Piala Dunia.
Pernyataan itu mengacu kepada duel leg kedua babak play-off kualifikasi Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, antara Perancis dan Irlandia, Rabu (18/1). Pada saat itu, ketika Perancis tertinggal 0-1, Henry terlihat mengontrol bola dengan tangan sebelum melepas assist kepada William Gallas. Laga ditutup dengan skor 1-1 dan Perancis lolos ke putaran final dengan keunggulan agregat 2-1.
Kritikan pun langsung mencuat. Publik sepak bola menilai Perancis tidak pantas lolos karena Henry telah merugikan Perancis. Bahkan, banyak mendesak FIFA untuk menggelar pertandingan ulang. Kritikan paling deras tertuju kepada Hansson sebagai pengadil lapangan. Mereka kecewa karena Hansson mensahkan gol Gallas.
Namun, Hansson membatah bahwa dialah yang menjadi penyebab tersingkirnya Irlandia. Menurutnya, kekalahan adalah konsenkuensi sebuah pertandingan. "Itu bukan salahku. Itu adalah kesalahan walaupun konsekuensi mahal untuk Irlandia, tapi itu bukan kesalahan dari tim wasit," tekannya. (ESPN)

