


LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, bersimpati kepada Liverpool yang banyak mengalami gangguan sehingga terpuruk dan sulit bangkit. Ia pun mengaku salut kepada pendukung Liverpool yang setia mengawal Steven Gerrard dkk.
Pernyataan itu disampaikan Wenger karena ia melihat keterpurukan Liverpool terjadi bukanlah karena kesalahan Rafael Benitez mengasuh tim, melainkan karena ketidakberuntungan. Faktor cedera yang menimpa sejumlah pemain andalan bisa menjadi contohnya.
Lebih jauh, Wenger mengatakan, gangguan keseimbangan tim terjadi karena tata kelola manajemen yang kurang bagus. Faktor utang klub, misalnya, membuat Liverpool tak bisa mendatangkan pemain untuk bisa membentuk tim pelapis mumpuni. Ia yakin, dengan kondisi manajemen lebih baik, Liverpool bisa kembali pada kualitas terbaiknya.
Saya memiliki simpati besar untuk Liverpool. Saya tak bisa merinci (perasaan) itu karena pertama-tama, (Liverpool) adalah klub yang memiliki sejarah sangat besar. Saya memiliki rasa hormat besar kepada pendukung mereka yang, bagi saya, selalu luar biasa," ungkapnya.
"Dan, saya merasa, Liverpool sedikit kurang beruntung dalam enam pekan terakhir. Mereka tidak mendapatkan (hasil maksimal) dari pertandingan yang sebetulnya pantas (mereka menangkan)," tandasnya.
Dalam enam pekan Premier League terakhir, Liverpool hanya meraih satu kemenangan. Hal itu membuat mereka masih terpuruk di peringkat ketujuh klasemen dengan 20 poin atau kalah lima angka dari Tottenham Hotspur di posisi keempat.
Sementara itu, posisi Liverpool di Liga Champions juga sangat berbahaya. Saat ini, mereka berada di peringkat ketiga dengan empat poin. Liverpool kalah empat dan enam angka dari Fioretina di tempat kedua. Seandainya, Fiorentina bisa menang atas Olympique Lyonnais, Rabu (24/11), Liverpool dipastikan tersingkir dari Liga Champions. (ARS)


