


BORDEAUX, KOMPAS.com — Bek Juventus, Fabio Cannavaro, membantah bahwa pendukung Juventus telah melakukan tindakan rasis terhadap penyerang Inter Milan, Mario Balotelli.
Saat Juventus berhadapan dengan Udinese dalam lanjutan Serie-A akhir pekan lalu, entah apa penyebabnya Juventini, julukan pendukung Juventus, mengolok-olok Balotelli. Hal ini terdengar hingga ke kuping Pelatih Inter, Jose Mourinho. Sang pelatih naik pitam dan berjanji akan memberi pelajaran bagi Juventini dengan menghajar tim kesayangannya.
Banyak anggapan dari publik sepak bola, Juventini telah melakukan rasisme terhadap Balotelli. Juventini telah mencoreng nama besar sepak bola Italia. Cannavaro membantahnya. Baginya, nyanyian yang dilakukan Juventini tersebut bukan bernada rasis.
"Aku telah bermain sepak bola selama bertahun-tahun dan aku mendengar segala macam hal yang dikatakan seperti itu. Bagiku, nyanyian itu bukan bernada rasis," ungkap Cannavaro. (FBI)


