


BARCELONA, KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, mengkritik pendukung Juventus karena terus mengolok-olok penyerang Mario Balotelli. Ia bertekad memberi pelajaran Juventini dengan menghajar tim kesayangan mereka, saat Inter bertandang ke Turin dalam ajang apa saja kapan saja.
Menurut Mourinho, cemooh kepada Balotelli dilontarkan Juventini ketika Juventus menjamu Udinese dalam lanjutan Serie-A akhir pekan lalu. Mourinho pun mengaku tak habis pikir melihat Juventini mengolok-olok Balotelli, yang saat itu tidak menjadi lawan tanding dan tentu saja tidak berbuat apa-apa yang merugikan mereka.
"Sementara Balotelli berada di Barcelona menyiapkan diri untuk pertandingan Liga Champions, di sebuah stadion Italia, orang mengatakan sesuatu yang melawannya (Balotelli)," ungkap Mourinho.
"Kita akan lihat apa yang akan terjadi. Saya akan senang melakoni duel Juventus-Inter di Turin. Namun, ada peraturan sehingga itu tidak mungkin. Pertandingan akan digelar di tempat lain," tandasnya.
Menurut Mourinho, cemooh itu berbau rasisme. Bila Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) menanggapi itu secara serius dan menyelidikinya, Juventus bisa terkena sanksi menggelar pertandingan di tempat lain. Tentu saja, bila tuduhan Mourinho terbukti. (FBI)


