


BARCELONA, KOMPAS.com - Barcelona benar-benar dalam keadaan krisis saat menjamu Inter Milan dalam lanjutan Liga Champions Grup F. Dua pemain penting, Lionel Messi dan Zlatan Ibrahimovic, sangat mungkin tak bisa bermain. Maka, "El Barca" pun harus siap tampil apa adanya, meski tanpa mereka.
Selain Messi dan Ibra, Barcelona juga tak bisa memainkan Eric Abidal dan Yaya Toure. Keduanya terjangkit flu babi (A H1N1).
Ini masa kritis buat Barcelona yang baru tergeser Real Madrid dari puncak klasemen Divisi Primera. Jika kalah dari Inter Milan, sementara Rubin Kazan menang dari Dynamo Kyiv, maka mereka akan tersingkir. Saat ini, Inter memimpin klasemen dengan nilai 6, unggul satu poin atas Kazan dan Barcelona.
"Sampai Selasa (24/11), kami tidak tahu apa pun tentang kondisi Messi. Tapi, kami akan melakukan segalanya agar dia bisa tampil," kata pelatih Barcelona, Pep Guardiola.
Tim dokter akan mengevaluasi kondisi Messi yang cedera saat melawan Athletic Bilbo, akhir pekan lalu. Selasa ini, dokter baru bisa memberi keputusan. Sementara, Ibrahimovic tak mungkin dipaksakan bermain dengan cedera hamstring. Sebab itu, Barcelona harus siap tampil tanpa mereka.
"Saya tak tahu apakah Messi atau Ibra akan tampil bersama kami. Tapi, kami tetap siap bertarung dengan pemain yang ada," jelas Guardiola yang tampak frustrasi.
"Saya akui sangat berat kehilangan dua pemain penting itu. Tapi, jangan lupakan, apa pun hasilnya akan kami raih sebagai tim. Tak peduli siapa saja yang akan bermain," tambahnya.
Dia mengakui, pertandingan lawan Inter Milan akan sangat berat. Barcelona butuh kemenangan. Sementara, Inter sedang dalam kondisi terbaiknya.
"Saya berharap akan meraih kemenangan. Messi merupakan pemain terbaik dunia. Tanpa dia, jelas kualitas kami akan berkurang. Ini seperti ketika Chiacgo Bulls kehilangan Michael Jordan atau LA Lakers kehilangan Kobe Bryant. Tapi, jika kami kalah, tentu bukan karena absennya Messi, tapi karena kami tidak bermain dengan benar," tegasnya. (AP)


