


KOMPAS.com — SUDAH lama Premier League tak diwarnai produktivitas seorang striker. Paling banter, seorang penyerang atau pemain mencetak tiga gol dalam satu pertandingan.
Namun, Minggu (22/11) di Stadion White Hart Lane, semua penonton dibuat terperangah. Striker tuan rumah Tottenham Hotspur, Jermain Defoe, tampil luar biasa. Ia mencetak 5 gol dan membuat timnya menang 9-1 atas Wigan Athletic. Ini juga kemenangan terbesar sepanjang sejarah Premier League sejak 1992.
Defoe mencetak gol pada menit ke-51, 54, 48, 69, dan 87. Sebuah prestasi luar biasa, karena jarang ada pemain yang mencetak gol sebanyak itu dalam satu pertandingan. Ia pun mencatat rekor pencetak gol terbanyak di era milenium kedua.
Dalam sejarah Premier League yang mulai digulirkan tahun 1992, memang sudah ada pemain yang mencetak 5 gol dalam satu pertandingan. Mereka adalah Andy Cole saat membawa membela Manchester United lawan Ipswich Town pada 4 Maret 1995. Rekor kedua dicetak Alan Shearer saat membela Newcastle United lawan Sheffield Wednesday pada 19 September 1999.
Defoe menyamai rekor kedua pemain tersebut. Bedanya, Andry Cole dan Shearer mencetak rakor itu pada milenium pertama. Sedangkan Defoe sementara menjadi pemegang rekor pencetak gol terbanyak dalam satu pertandingan di milenium kedua.
Ketajaman Defoe memang tak diragukan. Sejak merintis karier sepak bola bersama West Ham United, dia mulai dinilai sebagai striker berbakat. Dalam 93 penampilan, dia mencetak 29 gol.
Masa paling produktif dia alami saat membela Tottenham Hotspur periode pertama, 2004–2008. Dia mencetak 43 gol dari 139. Sebab itu, begitu melatih Tottenham, Harry Redknap langsung menarik Defoe lagi dari Portsmouth. Apalagi, prestasinya di Portsmouth juga tetap bagus, mencetak 14 gol dari 31 pertandingan.
Rasanya, tak ada alasan lagi buat Pelatih Timnas Inggris Fabio Capello untuk melupakannya. Akan menimbulkan protes jika dia tak dibawa ke Piala Dunia 2010 nanti. (HPR)


