Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Mourinho: Santon dan Balloteli Masih Hijau
Jumat, 20 November 2009 | 23:33 WIB
|
Share:

MILAN, KOMPAS.com - Pelatih Jose Mourinho menganggap bahwa strikernya Mario Balotelli dan defender Davide Santon masih hijau. Mereka belum memiliki mental pemain kelas dunia.

Davide Santon yang musim lalu dinilai tampil bagus dan dianggap poengganti Paolo Maldini, musim ini sering melakukan kesalahan. Permainannya juga mulai tak stabil.

Sementara itu, banyak kritikan yang datang kepada Balotelli akibat ulahnya sendiri. Rabu (18/11), Balotelli mengunjungi 65 anak cacat dan berbicara kepada mereka bahwa ia mendukung AC Milan daripada klubnya sendiri. Kemudian kakaknya mengeluarkan pernyataan untuk menjelaskan semuanya.

Dalam pandangan Mourinho, ia mengadakan acara sumbangan dana hanya untuk membuat reaksi publik terhadap sesuatu yang tidak penting.

"Saya menyukai bahwa Balotelli dicintai keluarganya, tetapi saya sebagai pelatih Inter tidak mengerti apa yang ia lakukan. Seseorang yang melakukan kegiatan amal seharusnya dilakukan dengan hati, bukan untuk publisitas. Herannya, mengapa keluarganya mengundang wartawan dalam acara tersebut," ujarnya kepada Inter's Weekly.

"Inter mempunyai peraturan khusus dalam peliputan kegiatan para pemain oleh wartawan. Seharusnya Balotelli mengikuti aturan ini," tegasnya.

Mourinho menganggap dirinya adalah seorang psikolog olahraga andal dan Balotelli butuh seorang psikolog untuk membantu menghadapi masalahnya. "Saya telah bekerja di dunia sepak bola dalam waktu yang cukup lama. Psikolog terbaik adalah pelatih," ujarnya.

Mourinho juga mengritik kebiasaan Balotelli yang sering mengendarai mobil dengan kecepatan 240km/jam. "Pada awal karier saya, saya kehilangan pemain yang luar biasa (Cherbachov) karena ia bercanda saat mengendarai mobil," ujarnya.

Sekali lagi, Mourinho menegaskan bahwa Balotelli tidak mempunyai mental juara akibat perilakunya yang negatif.  (IW)