


LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, mengaku terpukul karena harus kehilangan Robin van Persie selama enam pekan. Meskipun demikian, ia yakin kondisi ini tidak akan memengaruhi performa timnya.
"Kami tahu ketika Van Persie cedera, dia akan absen dalam waktu yang lama. Terus terang saya sempat takut ketika berita pertama tiba. Tapi, saya akhirnya lega dia absen selama enam minggu," kata Wenger.
Penyerang asal Belanda tersebut mengalami cedera saat membela Belanda lawan Italia dalam duel persahabatan, 14 November silam. Saat laga berjalan 15 menit, Van Persie harus ditarik ke luar setelah mendapat tekel keras dari Giorgio Chiellini di kotak penalti. Menurut pemeriksaan medis, jaringan pengikat pergelangan kaki kanannya rusan dan Van Persie terpaksa absen selama enam pekan.
Kondisi ini sempat membuat Arsenal ketar-ketir. Pasalnya, Van Persie menjadi salah satu andalan "The Gunners" untuk tampil konsisten meriah tiga angka. Pasukan besutan Wenger ini juga akan menjalani beberapa laga penting lawan Chelsea (29/11) dan Liverpool (13/12). Apalagi, saat melawan Chelsea akan menentukan langkah Arsenal menuju puncak juara.
Saat ini Arsenal berada di peringkat kedua dengan 25 poin atau tertinggal lima angka dari Chelsea di puncak klasemen. Namun, mengingat Arsenal masih memiliki satu laga tunda, kemenangan atas Chelsea jelas memperbesar peluang Arsenal untuk menduduki takhta klasemen.
Wenger optimistis, tanpa Van Persie, Arsenal masih bisa melaju. Menurutnya, timnya mempunyai cukup kekuatan meski tanpa Van Persie di lapangan.
"Tentu saja cederanya Van Persie merupakan sebuah kekecewaan dan sesuatu yang tidak kami inginkan. Tapi, saya merasa kami punya cukup kekuatan untuk mengimbangi ketidakhadirannya sementara waktu. Ini juga akan memungkinkan dia menjadi lebih segar ketika kembali bermain nanti," tandasnya. (GUA)


