


LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Rafael Benitez, menegaskan, menjuarai Premier League adalah target utamanya. Ia berjanji akan mendaratkan gelar Premier League musim ini. Menurutnya, bila gagal, barulah ia akan ikhlas menerima segala caci maki dan cerca.
Secara matematis, Benitez mengakui, dengan posisi klasemen sekarang, Liverpool nyaris mustahil mengejar ketinggalan. Namun, sepak bola tak bisa diprediksi dengan angka. Ada banyak variabel yang menentukan kesuksesan tim, termasuk keberuntungan.
Menurut Benitez, meski posisi Liverpool saat ini jauh dari posisi puncak, itu tak menutup kemungkinan Liverpool menjuarai Premier League. Selain itu, Manchester United (MU), Chelsea, dan Arsenal juga belum tentu akan selalu konsisten seperti sekarang.
Karenanya, Benitez keberatan dirinya disudutkan seperti sekarang ini. Selain karena banyak faktor di luar dirinya yang memengaruhi keadaan tim saat ini, juga karena masih terlalu dini untuk menjatuhkan vonis. Sekali lagi, ia minta pendukung bersabar. Penentuan hanya akan ditentukan setelah musim berakhir.
"Setiap orang yang mengenal saya tahu bahwa saya ingin menjuarai setiap trofi, setiap pertandingan. Namun, bila Anda bertanya, trofi yang akan saya pilih, saya akan katakan Premier League," tegasnya.
Bila saya tidak memenangi gelar itu, saya yakin akan menjadi begitu kecewa. Mungkin, saya kana memiliki perasaan (gagal)," lanjutnya.
Saat ini, Liverpool berada di posisi ketujuh klasemen sementara dengan 19 poin atau kalah sebelas angka dari Chelsea. Dengan 26 pertandingan tersisa, Liverpool masih mungkin menjuarai gelar, dengan catatan, "The Big Four" lainnya mengalami gangguan konsistensi.
Hal itu bukan tidak mungkin terjadi. Chelsea terancam kehilangan konsistensi di bulan Januari. Saat itu, sejumlah pemain pilar akan absen dari Stamford Bridge untuk mengikuti Piala Afrika. Performa Manchester United, hingga hari ini juga belum sungguh-sungguh meyakinkan.
Sementara itu, fokus Arsenal sedang terpecah karena mengkhawatirkan kutukan bulan November. Aroma ketakutan semakin kental setelah Robin van Persie mengalami cedera dan diperkirakan tak bisa tampil saat menghadapi Chelsea di pentas Premier League, Minggu (19/11). (SKY)

