


LONDON, KOMPAS.com - Kapten Chelsea, John Terry mendesak klub untuk membli sejumlah pemain di jendela transfer kedua, Januari mendatang. Menurutnya, ini diperlukan untuk menjaga keseimbangan tim, mengingat Chelsea akan kehilangan sejumlah pemain, yaitu Didier Drogba, Michael Essien, Salomon Kalou, dan John Obi Mikel, karena harus memebla negara masing-masing di Piala Afrika.
Terry mengerti, jumlah pemain lapis dua Chelsea cukup untuk menggantikan pemain inti yang absen. Namun, menurutnya, kualitas mereka kurang mumpuni untuk menjaga level permainan Chelsea saat ini. Mengingat Chelsea harus terus meraih tiga angka untuk menjaga posisi di puncak klasemen Premier League, pembelian pemain akan merupakan keharusan.
"Kami kehilangan empat pemain di bulan Januari. Aku yakin, klub dan manajer (Carlo Ancelotti) akan membahas masalah itu dengan Roman (Abramovic, pemilik Chelsea). Manajer memiliki pengalaman luas dan ia tahu apa yang kami butuhkan," ujar Terry.
Tak mudah bagi Chelsea untuk memenuhi tuntutan Terry. Pasalnya, untuk mencari pemain yang memiliki kemampuan seperti keempat pemain itu tentu dibutuhkan biaya besar. Selain itu, Abramovic sendiri tak terbiasa merogoh kocek untuk membeli pemain di jendela transfer kedua.
Sejak menguasai Chelsea enam musim lalu, Abramovic agak berat mengeluarkan uang belanja di jendela transfer kedua. Pada 2004, ia hanya mengeluarkan sepuluh juta poundsterling untuk membeli Scott Parker dari Charlton Athletic.
Tahun berikutnya, ia hanya mengeluarkan lima juta poundsterling untuk mendatangkan Jimi Jarosik dari CSKA Moskwa. Setelah itu, Chelsea selalu puasa membeli pemain, kecuali pada Januari 2008, di mana Abramovic menggelontorkan 27,4 juta poundsterling untuk membeli Nicolas Anelka, Branislav Ivanovic, dan Franco di Santo.
Meski begitu, tidak tertutup kemungkinan Chelsea akan kembali ke pasar pemain bulan Januari. Pasalnya, Chelsea masih terancam hukuman embargo transfer pamain menyusul pelanggaran kode etik pada transfer Gael Kakuta. Bahwa mereka bisa membeli pemain di bulan Januari, itu karena Untuk sementara, eksekusi ditunda sampai penyelidikan berikutnya oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), sekitar pertengahan 2010.
Mengingat ketidakpastian dan hasil penyelidikan, jendela transfer Januari 2010 bisa merupakan kesempatan terakhir belanja Chelsea sebelum sanksi diberlakukan. Keputusan selain membeli bisa mengancam keseimbangan tim dalam waktu setidaknya selama dua musim. (DM)


