


MANCHESTER, KOMPAS.com - Media-media Inggris meyakini, pelatih Manchester United (MU), Alex Ferguson mengabaikan keputusan Federasi Sepak Bola Inggris (FA) yang mewajibkan pelatih menggelar konferensi pers dengan media pemilik hak siar, BBC, usai pertandingan. Menurut mereka, Ferguson akan melanjutkan perang dinginnya dengan BBC.
Permusuhan Ferguson dengan BBC dimulai 2004 silam. Saat itu, Ferguson marah karena melalui program "Panorama", BBC menampilkan foto anaknya, Jason yang berprofesi sebagai agen pemain. Dalam keterangannya, BBC menulis, Jason memanfaatkan nama ayahnya untuk meraih simpati dan perhatian publik.
Dengan munculnya peraturan FA, publik dan media mengira, Ferguson akan melakukan gencatan dengan BBC. Mereka sangat menantikan wawancara perdana Ferguson dengan BBC setelah setelah enam tahun mengalami keretakan hubungan.
Namun, seperti diberitakan The Sun, dendam Ferguson kepada BBC sudah membatu. Ferguson memilih membayar denda ketimbang menjilat serapahnya sendiri.
BBC memegang hak siar resmi untuk pertandingan siang hari dan siaran radia untuk komentar pertandingan langsung. (SUN)

