


AMSTERDAM, KOMPAS.com — Penyerang tim nasional Belanda dan Arsenal, Robin van Persie, mengaku cedera pergelangan kaki kanan setelah berbenturan dengan bek Italia, Giorgio Chiellini. Namun, ia tak menyalahkan Chiellini karena benturan yang terjadi murni karena keduanya berebut bola dan bukan dengan sengaja ingin mencederai lawan.
Hal itu mengacu pada duel persahabatan Belanda versus Italia di Pescara, Sabtu (14/11). Dalam pertandingan itu, Van Persie turun sebagai starter. Namun, baru 15 menit bermain, ia berbenturan dengan Chiellini. Benturan itu mengakibatkan kerusakan pada jaringan pengikat sendi pergelangan kaki kanan.
"Hasil pemindaian menunjukkan bahwa jaringan otot pergelangan kakiku, di tempat Chiellini mengganjal, mengalami kerusakan otot yang nyaris seluruhnya koyak. Tapi itu tak sengaja. Aku beruntung. Itu bisa lebih buruk," ungkapnya.
Cedera itu membuat Van Persie dipastikan tak bisa memperkuat Arsenal ketika melawan Chelsea dalam lanjutan Premier League, Minggu (29/11). Padahal, itu merupakan duel krusial yang akan menentukan langkah Arsenal ke puncak klasemen.
Saat ini, Arsenal berada di peringkat kedua dengan 25 poin atau kalah lima angka dari Chelsea di puncak klasemen. Mengingat Arsenal masih memiliki satu duel sisa, kemenangan atas Chelsea memperbesar peluang mereka melesat ke puncak klasemen.
Namun, tanpa Van Persie, Arsenal akan lebih kesulitan mengatasi Chelsea. Pasalnya, menurut pelatih Arsene Wenger, Van Persie merupakan pemain yang sesuai dengan gaya permainan Arsenal. Ketidakhadiran Van Persie bisa berarti hilangnya keseimbangan permainan Arsenal.
"Ia adalah pemain yang sesuai dengan tipe permainan kami (kaki ke kaki) dan karenanya penting sebab, ketika Anda memainkan bola ke kakinya, sentuhan pertamanya selalu sempurna dan membuat pemain lain bisa mengikuti permainan," ungkap Wenger.
Van Persie telah tampil dalam sebelas pertandingan Premier League dan mencetak tujuh gol dan tujuh assist. (TEL)

