


ZURICH, KOMPAS.com - Dalam rapat Minggu (15/11), FIFA akhirnya menghukum pelatih Timnas Argentina, Diego Maradona, selama dua bulan tak boleh terlibat dengan sepak bola. Hukuman itu diberikan karena kalimat porno yang dikeluarkan Maradona bulan lalu.
Maradona juga hadir dalam rapat tersebut untuk dimintai ketarangannya. Dia meminta maaf kepada FIFA dan komunitas sepak bola atas sikapnya.
"Sanksi kepada Maradona berlaku sejak 15 November sampai 15 Januari 2010," demikian pernyataan FIFA. Artinya, Maradona masih bisa mendampingi timnya pada putaran final Piala Dunia nanti.
Selain itu, Maradona juga dikenai denda sebesar 16.565 euro atau sekitar Rp 232,6 juta. Denda itu sebagai ganjaran atas kata-kata kasarnya kepada wartawan, usai Argentina mengalahkan Uruguay 1-0 dalam pertandingan terakhir kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona CONMEBOL, Oktober lalu.
Kemenangan atas Uruguay itu memastikan Argentina lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Setelah pertandingan, dia mengatakan bahwa kemenangan itu untuk keluarga dan rakyat Argentina. Media massa tak pantas menerimanya.
Maradona memang geram kepada media massa yang terus mengkritiknya. Sebab, Argentina terus terancam gagal ke putaran final, sebelum akhirnya menang lawan Uruguay.
"Telah kritik kalian," demikian salah satu kalimat kasar Maradona kepada media massa. (AP)


