Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Habis Rusia, Hiddink ke Inggris
Minggu, 15 November 2009 | 23:18 WIB
|
Share:

MOSKWA, KOMPAS.com — Pelatih tim nasional Rusia, Guus Hiddink, ragu-ragu untuk memperpanjang kontrak. Ia bahkan tidak berminat memperbarui masa kerja bila gagal memastikan kelolosan Rusia ke putaran final Piala Dunia 2010. Bila itu terjadi, ia serius berpikir kembali ke klub. Premier League pun menjadi target utamanya.

Hiddink dikontrak Rusia untuk meloloskan Andrei Arshavin dkk ke putaran final Piala Dunia. Dengan begitu, nasib Hiddink baru ditentukan seusai Rusia melakoni duel versus Slovenia di leg kedua babak play-off kualifikasi Piala Dunia 2010, Rabu (18/11). Menghadapi laga itu, Rusia berbekal kemenangan 2-1 hasil duel leg pertama, Sabtu (14/11).

"Masa depan saya masih tidak jelas dan mulai 18 November, saya bisa menjadi manusia merdeka. Saya tersanjung melihat Rusia memberi kesempatan perpanjangan kontrak (sehingga saya bisa) tetap tinggal bersama mereka hingga 2012. Itu adalah pertanda yang jelas bahwa mereka ingin terus dan mengorganisasikan segalanya untuk pertandingan Rusia di masa mendatang," ungkap Hiddink.

"Saya tak ingin melanjutkan tawaran Rusia pada tahap ini. Saya juga telah didekati untuk bergabung dengan petingi-petinggi di PSV Eindhoven. Namun, saya telah menolaknya," tambahnya.

Media-media Inggris dan Rusia mengklaim, Hiddink menolak PSV karena ingin melihat peluang kembali ke Premier League. Hal ini bisa dimaklumi karena ia sempat mencicipi Premier League ketika memimpin Chelsea selama paruh kedua musim lalu.

Saat itu Hiddink mengaku terkesan dengan persaingan yang ketat dan terbuka. Ia bahkan mengaku ingin melatih klub Premier League bila mendapat kesempatan. Mengingat reputasinya, Hiddink akan mendapat banyak tawaran bila ia jadi meninggalkan Rusia, Rabu mendatang. (GL)