


MADRID, KOMPAS.com - Pemain tim nasional (timnas) Argentina dan Barcelona, Lionel Messi, mengatakan, meraih Piala Dunia merupakan impian terbesarnya. Ia bahkan mengaku rela kehilangan semua trofi yang diraihnya, baik individu maupun klub, asal bisa mengangkat Piala Dunia bersama "Albiceleste".
Pernyataan itu disampaikan untuk menjawab kritik yang menyebutnya tidak punya nasionalisme. Bahkan, warga Argentina sendiri tak ragu menyebutnya tampil lebih bagus di Barcelona karena uang.
Messi sedih kecintaannya kepada Argentina diragukan. Menurutnya, ia bisa lebih bagus di Barcelona karena tim lebih sering berkumpul. Namun, itu tak berarti ia tak mencintai tanah airnya.
Menurutnya, ia tak akan pernah alasan baginya tidak mati-matian membela Argentina. Pasalnya, satu-satunya cara untuk meraih Piala Dunia adalah dengan tetap bersama "Albiceleste".
"Tak ada yang menyaingi gelar juara Piala Dunia. Ada orang yang mengatakan aku tak peduli kepada kostum Argentina. Namun, (sebetulnya) tidak begitu. Bila aku tak peduli dengan kostum (Argentina), aku tak akan bermain dan tak akan melakukan banyak perjalanan," ujarnya.
"Aku mencintai dan ingin yang terbaik untuk (Argentina). Seperti orang Argentina lain, aku ingin Piala Dunia. Aku akan memberikan segalanya untuk meraih Piala Dunia. Aku telah beruntung mencapai banyak hal penting di level klub. Namun, aku akan menukar semua itu demi Piala Dunia," tandasnya.
Messi tahu bahwa banyak orang meragukan kualitas tim dan pelatih Diego Maradona. Namun, setelah melewati masa-masa buruk, Messi yakin, tim dan Maradona mampu mengangkat Piala Dunia di Afrika Selatan tahun depan.
"Kami melewati waktu-waktu yang berat. Kami menderita. Namun, sekarang beban itu telah meninggalkan kami. Kami akan berjuang (demi gelar). Aku sangat yakin," tegasnya.
"Aku berharap apa yang telah dan akan kulakukan bersama Barcelona adalah semata-mata untuk membuatku memberikan yang terbaik untuk tim nasional," tambahnya. (TCS)

