Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kaka dan Madrid Sama Jeleknya
Sabtu, 14 November 2009 | 05:23 WIB
|
Share:

DOHA, KOMPAS.com - Gelandang Real Madrid, Ricardo Kaka, mengakui, ia belum menemukan permainan terbaiknya. Menurutnya, itu berkaitan erat dengan belum mapannya permainan Madrid. Ia yakin, seiring berjalannya waktu, ia dan Madrid akan tumbuh bersama.

Pernyataan itu disampaikan berkaitan dengan performa Madrid yang masih labil. Itu terlihat dari masih sulitnya Madrid menduduki puncak klasemen, baik di Divisi Primera maupun di klasemen grup di Liga Champions.

Kaka mengerti, pendukung berharap, kucuran uang senilai Rp 3,5 triliun dan kehadiran pemain-pemain terbaik dunia bisa berujung pada raihan trofi di ajang bergengsi. Namun, jangankan Liga Champions atau Divisi Primera, untuk bertahan di Copa del Rey saja, mereka tak mampu.

Kaka tidak menyangkal, Madrid memiliki segalanya untuk menjadi juara dan nyaris tak punya alasan untuk gagal. Namun, ia dengan banyaknya warga baru, Santiago Bernabeu membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri satu sama lain.

Untuk itu, Kaka berharap, Madridista terus memberikan dukungan dan kepercayaan kepada tim dan pelatih. Menurutnya, itu akan menjaga motivasi tim melewati masa-masa sulit.

"Aku pikir, aku bisa meningkat dan melakukan lebih banyak untuk tim ini. Aku rasa, aku seperti tim sebagai keseluruhan saat ini. Aku kehilangan kontinyuitas. Aku harus bermain dengan baik dalam periode lebih lama dan dalam pertandingan yang lebih banyak. Aku juga harus menjadi lebih bugar karena sulit bagiku untuk bermain dua laga per pekan," ungkapnya.

"Aku yakin, aku akan melakukan yang terbaik untuk mendapat kontinyuitas yang kubutuhkan. Untuk bermain dengan baik, aku harus lebih bugar dan beradaptasi dengan tim. Aku mencoba menemukan posisi terbaik untukku. Terutama, aku mencoba berkoneksi dengan penyerang-penyerang tim ini," tambahnya. (MAD)