Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Lampard Korban Kemelaratan FA
Sabtu, 14 November 2009 | 00:28 WIB
|
Share:

LONDON, KOMPAS.com - The Sun mengungkapkan, minimnya anggaran membuat Federasi Sepak Bola Inggris (FA) memberangkatkan tim nasional (timnas) Inggris ke Doha, Qatar dengan pesawat jet ekonomi. Ketidaknyamanan selama penerbangan berujung pada cederanya gelandang Frank Lampard.

Timnas Inggris berangkat ke Doha, Rabu (11/11), untuk melakoni duel persahabatan melawan Brasil dalam duel persahabatan, Sabtu (14/11). Untuk perjalanan panjang itu, FA hanya menyewakan pesawat jet ekonomi yang biasanya digunakan untuk penerbangan pendek.

Para pemain Inggris, yang biasa mendapat kasur untuk penerbangan panjang pun terkejut karena hanya menemukan kursi yang tidak nyaman disandari. Akibatnya, begitu mendarat di Doha, sejumlah pemain, termasuk Lampard, mengeluh mengalami keram dan nyeri otot selama penerbangan tujuh jam itu.

Bencana paling fatal kemudian terjadi pada Lampard. Dalam sesi pemanasan sebelum latihan, Kamis (12/11) pagi, Lampard mengalami kejang otot paha saat melakukan sprint. Tim medis Inggris memprediksi, Lampard bakal absen sekitar enam pekan. Lampard kemudian langsung dipulangkan ke Inggris, entah dengan pesawat apa.

Masalah FA tidak berhenti di situ. Saat ini, mereka terancam semakin melarat karena Chelsea menuntut ganti rugi. "The Blues" minta FA menanggung gaji Lampard, yang mencapai 151.000 poundsterling per pekan, selama masa cedera.

Bila prediksi tim medis Inggris tepat, maka FA setidaknya harus mengucurkan uang sebesar 906.000 poundsterling untuk menggaji Lampard. Padahal, untuk pertandingan melawan Brasil, FA hanya mendapat bayaran (match fee) sebesar 400.000 poundsterling. (SUN)