Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Ferguson Rusak Karier Nani
Jumat, 13 November 2009 | 00:52 WIB
|
Share:
AFP/PAUL ELLIS
Gelandang Manchester United, Nani.

MANCHESTER, KOMPAS.com - Gelandang Manchester United, Nani, menilai, pelatih Manchester United, Alex Ferguson tidak memiliki kemampuan manajemen sumber daya manusia yang mumpuni. Itu dirasakannya setelah tidak dimasukkan dalam skuad untuk pertandingan besar. Menurutnya, hal itu akan mengancam kariernya dan kerier pemain muda lainnya.

"Orang mengharapkan lebih dariku dan itu tak mudah. Namun, mereka juga tidak melakukan apa yang mereka katakan akan mereka lakukan. Aku tahu akan lebih baik bila aku mencetak gol. Aku bisa mendapatkan pertandingan spektakuler. Namun, tak seorang pun menjamin bahwa aku akan bermain di laga berikut. Itu merusak kepercayaan diri Anda," ujarnya.

"Aku tak bermain dalam pertandingan penting melawan Liverpool, Manchester City, atau Tottenham. Aku sedikit sedih tidak bermain dalam pertandingan-pertandingan itu. Namun, untuk saat ini, aku tak berpikir pergi," tegasnya,

Lebih jauh, Nani menjelaskan, Ferguson merupakan pelatih yang sulit dipahami dan melihat segala sesuatu dari sudut pandangnya sendiri. Menurutnya, Ferguson bisa memuji dan menghujat seseorang dalam dalam hitungan menit. Paul Scholes dan Ryan Giggs juga tak bebas dari ancaman itu. Ini membuat pemain sulit menentukan sikap mental, baik dalam sesi latihan maupun di lapangan.

"Ferguson adalah orang yang rumit. Bila semua baik, maka semua akan baik. Namun, ketika ia berpikir sesuatu salah, semuanya kacau. Ia bisa mulai dari memuji Anda untuk kemudian menyalahkan Anda dalam hitungan menit. Apakah itu terjadi padaku? Tentu. Ia akan mengatakan, 'Nani, bagaimana kamu bisa salah (dalam hal) ini atau itu?'" ungkapnya.

"Ia berteriak di muka pemain. Tak seorang pun selamat. Setiap orang sama. Giggs dan Neville paling banyak menderita, karena mereka memiliki pengalaman lebih banyak. Salah di sini, salah di sana," katanya. (SUN)