


MILAN, KOMPAS.com - Samuel Eto'o menjadi penyelamat Inter Milan saat timnya menjamu AS Roma di Stadion Giuseppe Meazza dalam lanjutan Liga Serie-A, Minggu atau Senin (9/11) dini hari WIB. Sempat tertinggal dari "Serigala Roma" itu, Eto'o mencetak gol penyama kedudukan hingga pertandingan berakhir 1-1.
Untuk memperkokoh posisinya di puncak klasemen plus memperlebar jarak dari Juventus yang menguntit di posisi kedua, Inter mencoba menyerang dan berusaha menang. Tidak mudah bagi armada pasukan Jose Mourinho untuk membungkam AS Roma. Pasalnya, Roma sedang berada dalam semangat tinggi setelah berhasil mengalahkan Fulham di Liga Europa pada pertandingan terakhir.
"Serigala-Serigala Roma" malah tampil menyalak sejak menit-menit awal. Dengan permainan cepat dan kolektif, mereka berusaha merusak pertahanan sang tuan rumah dan sejumlah peluang pun terselip. Pada menit ke-4, misalnya, Marco Vucinic nyaris mencetak gol jika saja tendangannya tidak melebar. Begitu juga dengan tendangan bebas yang dieksekusi John Arne Riise.
Tampaknya, Vucinic menjadi momok buat penjaga gawang Inter, Julio Cesar. Pasalnya, Cesar gagal mengantisipasi tandukan Vucinic, ketika dia menanduk tendangan bebas Marco Motta pada menit ke-13. Cesar pun harus memungut bola dari gawangnya dan Inter tertinggal 0-1.
Tak ingin dipermalukan di depan publiknya, Inter berusaha menciptakan gol balasan dengan cepat. Mereka berusaha menekan sang tamu dari berbagai lini. Bahkan, Maicon pun rela menigggalkan posisinya untuk membantu serangan. Namun, serangan yang disusun kerap patah karena barisan pertahanan Roma cekatan untuk memangkas alur serangan.
Meskipun mendapat cukup tekanan, Roma bukannya absen menyerang. Sesekali mereka berhasil membalas dan nyaris menciptakan gol. Selain itu, beberapa kali pertahanan Inter kalang kabut menghadapi serangan Roma yang dimotori Vucinic dan Menez di barisan depan.
Pada menit ke-23, Matteo Brighi hampir menggandakan keunggulan jika saja Cesar tidak sigap menangkal bola tendangan Brighi. Tak lama berselang, Riise nyaris menggandakan keunggulan. Sayang, hasil sepakan tendangan bebasnya melebar di sisi kiri gawang Cesar.
Jelang turun minum, Inter masih kesulitan mencetak gol. Serangan yang dibangun pun selalu gagal. Selain itu, penjagaan ketat yang dilakukan Mexes dkk, membuat permainan Inter sulit berkembang. Hingga rehat, Inter belum mampu menciptakan gol balasan.
Pada babak kedua, Mourinho melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Mario Balotelli dan Wesley Sneijder untuk menambah daya gedor timnya. Hanya dalam tempo tiga menit Inter bisa menyamakan kedudukan berkat gol Samuel Eto'o. Proses gol terjadi saat Motta mengirim umpan pendek kepada Eto'o. Sambil memutar badan, Eto'o melepaskan tedangan yang menerabas ke sisi kanan gawang Sergio.
Keunggulannya lenyap, Romamencoba lebih agresif. Mereka menciptakan beberapa peluang. Pada menit ke-62, Mexes hampir membuat timnya unggul. Dia berhasil memaksimalkan umpan tarik yang diberikan Vucinic. Sial, tendangannya masih bisa diblok Cesar.
Tujuh menit kemudian, Okaka juga nyaris membuat Cesar menderita. Dia melakukan penetrasi dari tengah, berhasil menembus kotak penalti, dan melepaskan tendangan keras. Tak beruntung, tedangannya masih melayang di atas mistar.
Sementara itu, Inter masih sedikit kesulitan menembus pertahanan Roma. Serangan demi serangan sering kandas di tengah jalan. Selain itu, "Tim Biru Hitam" kerap melakukan kesalahan dalam memberikan umpan.
Jelang peluit panjang, Inter terus berusaha mencari kemenangan dan beberapa peluang berhasil tercipta. Pada menit ke-84, Balotelli nyaris memberikan kemenangan. Peluang bermula dari penetrasi Eto'o yang kemudian meneruskan bola kepada Sneijder. Dia memberikan kepada Balotelli yang langsung menyepak bola dengan keras. Namun, tendangannya masih melebar.
Pada menit ke-91, Inter berhasil mencetak gol. Namun, gol Milito dianulir wasit karena berada dalam posisi offside lebih dulu. Higga peluit panjang, Inter harus puas berbagi poin dengan AS Roma.
Susunan Pemain
Inter Milan: Cesar, Samuel, Lucio, Vieira (Balotelli 45), Zanetti, Maicon, Stankovic, Motta (Cambiasso 64), Muntari (Sneijder 45), Eto'o, Milito
AS Roma: Sergio, Mexes, Andreolli, Riise, Motta, Pizarro, De Rossi (Faty 32), Perotta, Brighi, Menez (Tonetto 74), Vucinic (Okaka 67)

