


ROMA, KOMPAS.com — Pelatih AC Milan Leonardo gembira melihat timnya menang 2-1 atas Lazio dalam lanjutan Serie A di Stadion Olimpico, Minggu (8/11). Namun, ia masih menyimpan ganjalan soal belum konsistennya permainan Andrea Pirlo dkk.
Leonardo menjelaskan, ketika di babak pertama, Milan bisa mengatasi agresivitas Lazio dan unggul 2-0. Namun, di babak kedua, Milan begitu tertekan, sering kehilangan bola, dan sulit mengembangkan permainan. Puncaknya terjadi ketika Thiago Silva melakukan gol bunuh diri akibat salah mengantisipasi bola Mauro Zarate.
"Sulit mendominasi permainan secara berkesinambungan selama 90 menit. Kami harus bekerja (meningkatkan) kontinuitas," ungkapnya.
"(Permainan) kami di babak pertama begitu bagus. Kami melakukan pendekatan yang tepat dan berkonsentrasi. Di babak kedua, kami menderita karena dalam sistem kami, kami harus menguasai bola dalam menyerang atau mengambil risiko (untuk lini belakang)," tambahnya.
Kendati demikian, performa Milan harus diakui semakin meningkat. Sejak kalah dari 0-1 Udinese, Minggu (27/10), Milan tak pernah lagi kehilangan poin. Milan pun berhasil naik ke posisi tiga besar dengan 22 poin atau kalah enam angka dari Inter Milan di puncak klasemen. (GL)


