


WOLVERHAMPTON, KOMPAS.com - Kapten Arsenal, Cesc Fabregas, mengakui, tim tidak tampil optimal saat menggilas Wolverhampton Wanderers 4-1 dalam lanjutan Premier League, Sabtu (7/11). Meski begitu, ia tetap senang, karena dengan permainan yang kurang memuaskan, Arsenal masih bisa meraih tiga poin.
Salah satu ganjalan Fabregas adalah gol tunggal balasan Wolverhampton. Gol itu diciptakan Jody Craddock di menit ke-89, saat mereka tertinggal 0-4 dari Arsenal. Kecolongan gol di menit akhir menghantui Fabregas. Kenyataan bahwa gol itu diawali dari sebuah sepak pojok membuat Fabregas mengingatkan rekan-rekannya untuk mewaspadai ancaman bola mati di lain hari.
Meski begitu, Fabregas tetap merasa istimewa dengan empat gol itu. Pasalnya, dengan kompetisi yang sangat ketat, penting bagi tim menjaga konsistensi meraih tiga angka, meski tidak memuaskan.
"Kebobolan dari bola mati seperti itu mengecewakan. Kami tidak pada permainan terbaik kami. Namun, kami mampu mencetak empat gol," ujarnya.
Senada dengan itu, pelatih Arsenal, Arsene Wenger, mengatakan, mengingat Arsenal baru menjalani pertandingan Liga Champions pertengahan pekan ini, raihan tiga angka menunjukkan bahwa Arsenal serius berburu trofi musim ini.
"Kami kebobolan, namun secara keseluruhan. Mereka (Wolverhampton) mengawali pertandingan dengan kuat, namun kami bisa mengendalikannya. Kami berpotensi besar dan semakin kuat dan kuat. Keyakinan kami ada di sana (hasil pertandingan) dan kami ingin memberikan yang terbaik di setiap laga," tandasnya.
Tambahan tiga poin dari Wolverhampton sangat penting artinya bagi Arsenal. Dengan angka penuh, mereka berhak naik ke posisi kedua klasemen, atau kalah dua angka dari Chelsea di puncak klasemen dan unggul selisih gol dari Manchester United di tempat ketiga.
Mengingat masih punya satu laga tunda, Arsenal sangat berpeluang menggeser Chelsea dari puncak klasemen. Dengan sentuhan konsistensi, Arsenal bisa mengakhiri puasa gelar mereka musim ini. (SUN)


