


WOLVERHAMPTON, KOMPAS.com - Arsenal mencatatkan kemenangan 4-1 atas Wolverhampton Wanderers dalam lanjutan Premier League, Sabtu (7/11). Selain menggeser Manchester United dari peringkat kedua, kemenangan membuat Arsenal mengancam posisi Chelsea di puncak klasemen.
Tampil di kandang lawan, Arsenal mendominasi permainan sejak awal. Namun, permainan ngotot dan militan Wolverhampton menyulitkan Arsenal mengatur aliran umpan ke depan.
Di tengah kebuntuan itu, Arsenal malah mendapat sepasang gol bunuh diri yang membuat mereka bisa unggul 2-0. Pada menit ke-28, Ronald Zubar salah mengantisipasi sepak pojok Cesc Fabregas. Saat itu, ia dalam posisi mengawal Robin van Persie. Ketika bola datang, ia menyepak bola dengan maksud membuangnya ke tengah. Namun, bola malah meluncur ke dalam gawang sendiri.
Tujuh menit berselang, Arsenal menggandakan keunggulan melalui Jody Craddock. Gol bermula dari upaya Eduardo melambungkan bola dengan maksud mengumpan. Namun, bola membentur kepala Craddock dan meluncur deras ke gawang Wolverhampton yang dikawal Wayne Hennessey.
Tertinggal dua gol akibat kesalahan sendiri menggoyahkan mental dan fokus pasukan Wolverhampton. Keadaan ini dimanfaatkan Arsenal untuk mencetak gol ketiga melalui Cesc Fabregas di menit ke-45. Fabregas melesakkan bola usai memanfaatkan umpan Robin van Persie. Tak lama, peluit tanda turun minum berbunyi dengan skor 3-0 untuk Arsenal tertera di papan nilai.
Memasuki babak kedua, Arsenal tak mengalami kesulitan untuk melanjutkan dominasinya. Dengan tetap mengandalkan kecepatan dan variasi umpan, Arsenal berhasil mendesak lawan.
Wolverhampton sendiri tampak begitu ngotot bertahan. Tak mampu mengimbangi lini tengah Arsenal, mereka sengaja mundur ke belakang dan membangun pagar betis.
Taktik ini cukup efektif mengurangi intensitas serangan Arsenal. Toh, hal itu tak menghalangi Arsenal menambah gol melalui Andrei Arshavin di menit ke-66. Arshavin menaklukkan Hennessey setelah menyepak bola liar masuk ke tengah gawang Wolverhampton.
Tertinggal tiga gol, Wolverhampton merenggangkan pertahanan untuk menambah daya gedor. Kerja keras mereka akhirnya membuahkan satu gol balasan di menit ke-89 dari kaki Jody Craddock. Memanfaatkan sepak pojok Jarvis, Craddock menanduk bola ke tengah atas gawang Almunia.
Dengan sisa waktu sekitar empat menit, Wolverhampton terus bermain nekat merangsek benteng Arsenal. Namun, belum sempat kedua kubu menambah gol, wasit keburu meniup peluit panjang.
Dengan hasil tersebut, Arsenal memiliki koleksi 25 poin atau sama dengan MU. Namun, karena unggul selisih gol, Arsenal berhak duduk di posisi kedua klasemen. Dengan satu laga sisa, Arsenal berpeluang besar menggeser Chelsea yang berada di urutan pertama dengan 27 poin.
Susunan pemain:
Wolverhampton: Hennessey; Berra, Craddock, Stearman, Zubar; Castillo (Kightly 65), Henry, Milijas (Hennessey 73), Edwards (Mancienne 80); Ebanks-Blake, Doyle
Arsenal: Almunia; Vermaelen, Gallas, Gibbs, Sagna; Diaby, Ramsey, Eduardo (Rosicky 70), Arshavin (Nasri 74); Fabregas, Van Persie


