


KYIV, KOMPAS.com — Penyerang Dynamo Kyiv, Andriy Shevchenko, mengaku terpukul menyusul kekalahan timnya 1-2 dari Inter Milan, di Stadion Lobanovsky Dynamo dalam lanjutan Liga Champions Grup F, Rabu atau Kamis (5/11) dini hari WIB. Menurutnya, kekalahan itu karena timnya dipenuhi pemain muda yang minim pengalaman.
Menjamu Inter Milan, Dynamo sukses membuat frustrasi pasukan Jose Mourinho. Beberapa kali serangan yang disusun Inter berhasil dipatahkan. Apalagi, Inter harus kebobolan terlebih dahulu pada menit ke-21 berkat gol yang diciptakan Shevchenko.
Namun, keunggulan tersebut berhasil direnggut Inter pada menit ke-86. Gol balasan diciptakan Diego Milito. Tiga menit kemudian, Wesley Sneijder menciptakan gol dan memastikan kemanangan Inter. Alhasil, "Tim Biru Hitam" bertakhta di puncak klasemen Grup F.
Shevchenko mengaku kecewa berat dengan hasil ini. Pasalnya, kekalahan ini membuat Kyiv terlempar ke dasar klasemen. Menurut Sheva, kekalahan ini tidak terlepas dari dominasi pemain muda dalam skuad yang masih miskin pengalaman.
"Aku pikir kami harus membayar harga yang mahal karena kurangnya pengalaman. Setelah babak pertama yang fantastis, kami mengontrol tempo permainan. Tetapi, kami memiliki banyak pemain muda yang tidak tahu bagaimana menangani situasi tertekan," sesal Sheva. (FBI)

