


KYIV, KOMPAS.com — Pelatih Inter Milan Jose Mourinho merasa lega dan bangga setelah Inter Milan mengalahkan tuan rumah, Dynamo Kyiv, 2-1 pada matchday 4 Liga Champions, Rabu atau Kamis (5/11) dini hari WIB. Menurutnya, "I Nerazzurri" sangat fantastis.
Inter sebelumnya berada di posisi terbawah klasemen Grup F. Namun, dengan kemenangan itu, Inter langsung memimpin dengan nilai enam karena sebelumnya Barcelona ditahan Rubin Kazan 0-0.
Pada pertandingan di kandang Kyiv, Inter sempat dibuat terpana saat Andriy Shevchenko membawa timnya unggul 1-0. Setelah berjuang keras, Javier Zanetti dkk akhirnya membalik keadaan dan menang 2-1.
"Uhhh, ini penampilan yang fantastis! Kami bermain dengan hati, emosi, gairah, dan kebersamaan yang kuat," kata Mourinho.
"Saya berani membuat perhitungan cepat sekarang. Saya kira, jika kami menang sekali saja dan memiliki nilai sembilan, sudah lolos ke babak berikutnya. Kami baru memiliki nilai enam dan butuh tiga poin lagi," tuturnya.
Mourinho mengakui, dia sempat kecewa saat timnya tertinggal. Sebab, kekalahan akan membuat Inter semakin terpuruk dan terancam gagal melaju. Bahkan, hasil seri pun bisa membuat Inter tetap dalam bahaya.
"Akan menjadi sangat rumit jika kami hanya meraih hasil seri atau malah kalah. Beruntung, kami akhirnya menang. Ini memberi kepercayaan makin tinggi buat para pemain. Saya harap, suporter akan terus mendukung dalam dua pertandingan terakhir kami melawan Rubin Kazan dan Barcelona. Kami minimal harus memenangi pertandingan di kandang sendiri lawan Kazan," harapnya. (AP)

