Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Barca Tak Berdaya di Kandang Kazan
hpr | Kamis, 05 November 2009 | 02:28 WIB
|
Share:
AFP/Alexander Nemenov
Kapten Barcelona, Carles Puyol (kiri) harus bekerja keras menahan gempuran Rubin Kazan.

KAZAN, KOMPAS.com - Barcelona gagal melampiaskan dendam setelah hanya bermain imbang 0-0 dengan Rubin Kazan dalan lanjutan Liga Champions Grup F, Rabu atau Kamis (5/11). Keperkasaan juara bertahan ini seolah tak meredup di hadapan tim asuhan Kurban Berdyev ini.

Barcelona sangat berambisi memetik kemenangan, sebagai pembalasan. Pada pertemuan pertama di Camp Nou, "El Barca" ditekuk Kazan 1-2.    

Ganti bertandang ke Stadion Central, Barcelona memang bertekad melampiaskan dendam setelah dipermalukan Rubin Kazan 1-2 pada pertemuan pertama. Namun ambisi tersebut tak mudah diwujudkan. Selain bermain tandang, Barca juga harus melawan cuaca dingin di bawah nol derajat.

Sejak wasit Konrad Plautz meniup peluitnya, "El Barca" langsung tampil mendobrak. Zlatan Ibrahimovic hampir menciptakan gol saat pertandingan berjalan tiga menit. Ibra melepaskan tendangan setelah memaksimalkan umpan Andres Iniesta. Sayangnya, bola masih membentur tiang. Dua menit kemudian, Seydou Keita yang kembali mengancam. Namun ancamannya tidak membahayakan Sergei Ryzhikov karena tendangannya masih melebar.

Selanjutnya, Barca menguasai permainan. Beberapa kali, Carles Puyol dkk mempunyai kesempatan untuk memimpin. Sayangnya, beberapa kesempatan tersebut masih gagal dikonversi menjadi gol. Pasalnya, pemain-pemain Kazan tampil cukup disiplin menjaga wilayahnya dan tidak segan-segan langsung memotong bola.

Meskipun demikian, pasukan Kurban Berdyev sesekali melakukan agresi yang cukup cepat. Pada menit ke-41, Kazan mendapatkan peluang emas dari pergerakkan Aleksandr Ryazantsev di sektor kanan. Namun, dengan sigap Valdes keluar  dari sarangnya dan mengamankan bola.

Satu menit kemudian, Barca membalas. Iniesta melakukan penetrasi hingga kotak penalti, kemudian melepaskan tendangan. Namun, tandangannya mampu diblok Ryzhikov. Hingga turun minum, Kazan sukses menahan imbang Barca tanpa gol.

Pada awal babak kedua, Barca masih terus menyerang. Pada menit ke-50, misalnya, Ibra berhasil mencuri bola setelah barisan belakang Kazan melakukan sebuah kesalahan. Namun, dengan reaksi cepat Kazan langsung menutup pergerakkan Ibra.

Meskipun demikian, Barca masih penasaran untuk menembus alotnya pertahanan Kazan. Pasukan Guardiola pun terus melepeskan teror ke jantung pertahanan Kazan.

 Toure melakukan tendangan spekulasi dengan melepaskan tendangan jarak jauh pada mneit ke-52. Lagi-lagi Ryzhikov berhasil menangkapnya meski bola sempat terlepas dari pelukannya.

Dua menit kemudian, Iniesta yang berhasil mengecoh tiga pemain Kazan berhasil melepaskan tendangan. Hasinya, bola masih melayang di sebelah kiri gawang Ryzhikov.

Hingga menit ke-70, Barca masih belum berhasil menjebol gawang Kazan. Mereka masih kesulitan untuk merusak pertahanan Kazan yang memang begitu alot. Beberapa kali serangan yang disusun Iniesta, Messi, Ibrahimovic gagal karena Kazan dengan cepat memutus alur serangan.

Pada menit ke-74, Barca mendapatkan kesempatan emas melalui tendangan bebas yang dieksekui Ibra. Beruntung Ryzhikov masih mampu mengamankannya. Kazan langsung memberikan respon dengan serangan yang cepat. Bukharov hampir mencetak gol setelah berhasil mengecoh Puyol. Valdes dengan cepat langsung keluar dari sarangnya sebelum Bukharov melepaskan tendangan dan bola rebound masih gagal dimanfaatkan Kazan.

Jelang peluit panjang, Guardiola menambah amunisi di sektor penyerang. Dia memasukkan Thierry Henry pada menit ke-82.

Meskipun demikian, Kazan mendapatkan dua peluang manis. Peluang pertama diciptakan Dominguez tetapi tendanganya masih bisa di blok Abidal. Kemudian, tandukan Cesar pun masih membentur tiang.

Pada menit ke-90, Henry berhasil melepaskan tendangan setelah memaksimalkan umpan terobosan Alves. Sial, tendangannya pun masih melebar. Hingga peluit panajang, Kazan berhasil menahan Barcelona.  

Susunan Pemain
Rubin Kazan:
Ryzhikov, Cesar, Sharonov, Ansaldi, Salukvadze, Noboa, Semak, Kaleshin, Ryazantsev,  Dominguez, Gokdeniz (Bukharov 62)

Barcelona: Valdes, Puyol, Pique, Abidal, Alves, Yaya Toure, Keita (Henry 82), Xavi, Iniesta, Ibrahimovic, Messi