


LIVORNO, KOMPAS.com — Pelatih Inter Milan Jose Mourinho mengaku tidak terlalu puas dengan penampilan anak asuhnya meski meraih kemenangan atas Livorno 2-0 dalam lanjutan Serie-A, di Stadion Armando Picchi, Minggu (1/11). Menurut Mourinho, Inter belum perkasa karena sempat tertekan dalam duel tersebut.
Ini adalah kemenangan ketiga sejak "Tim Biru Hitam" ditahan imbang Dynamo Kyiv di Giuseppe Meazza dalam babak kualifikasi Liga Champions (Rabu, 21/10). Kemenangan ini membuat Inter kokoh di puncak klasemen dengan 28 poin atau menjauh tujuh angka dari Juventus yang berada di posisi kedua.
Bertarung di markas Livorno, Inter sempat kesulitan mengalahkan tuan rumah. Bahkan, Livorno cenderung lebih sering menekan Javier Zanetti dkk. Hasilnya, tidak sebiji gol pun tercipta di babak pertama. Inter baru membukukan gol lewat Diego Milito di menit ke-49. Kemudian, Douglas Maicon yang melengkapi kemenangan Inter dengan gol pada menit ke-80.
Jika mengacu pada statistik, Inter memang baru menguasai permainan di babak kedua. Namun, Livorno lebih banyak mengancam. Livorno melakukan percobaan tendangan sebanyak 18 kali dan tiga yang mengarah gawang. Sedangkan Inter melakukan percobaan enam kali dan hanya dua yang mengarah ke gawang, tetapi berbuah gol.
"Di babak pertama kami kesulitan karena Livorno bermain sangat terorganisasi dan agresif. Di babak kedua, kami bisa tampil lebih baik, bisa mencetak gol, dan mengontrol permainan," bebernya. (FBI)

