


TURIN, KOMPAS.com - Penyerang Napoli, Marek Hamsik, tampil gemilang saat timnya bertandang ke kandang Juventus, Sabtu atau Minggu (1/11) dini hari WIB. Meski "Si Nyonya Tua" unggul 2-0 lebih dulu, dia mampu membangkitkan timnya. Dua golnya mendongkrak kemenangan Napoli 3-2, sekaligus mempermalukan tuan rumah.
Hasil ini membuat upaya Juventus mengejar Inter Milan semakin sulit. Bahkan, mereka seperti dipermalukan tamu dan dipeloroti di kandang sendiri. Kemenangan yang sudah di depan mata, hilang begitu saja hanya karena mereka gagal menjaga aksi Marek Hamsik. Sementara, kemenangan itu membuat Napoli naik tujuh tingkat dari urutan ke-12 menjadi ke-5.
Menjamu Napoli, Juventus tampil percaya diri. Apalagi, mereka baru saja menghajar Sampdoria 5-1. Namun, tak mudah bagi "Si Nyonya Tua" menaklukan "Il Partenopei", julukan Napoli.
Bahkan, gawang Juventus lebih dulu mendapat teror oleh aksi German Denis pada menit ke-4. Denis memanfaatkan umpan matang Ezequiel Lavezzi dari sektor kiri yang kemudian disambar dengan tandukan keras. Sayangnya, tandukan Denis masih melebar.
Tak ingin ditekan di hadapan publik sendiri, Juve balik menekan. Dengan permainan yang kolektif, pasukan Ciro Ferrara berusaha mengendalikan ritme permainan.
Kesempatan pertama pun langsung dipetik pada menit ke-15 lewat Sebastian Giovinco. Namun, tendangannya pun masih meleset dari sasaran. Satu menit kemudian, giliran Fabio Grosso yang mengancam penjaga gawang Napoli, Morgan De Sanctis. Grosso melepaskan tendangan keras jarak jauh setelah menerima umpan silang dari Mauro Camoranesi. Sayangnya, tendangannya masih bisa dijinakkan Sanctis.
Duel semakin sengit karena kedua tim saling menyerang. Meskipun demikian, Juventus mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke-35. Gol diciptakan oleh David Trezeguet dengan sundulan, setelah memaksimalkan umpan Zdenek Grygera.
Ketinggalan, Napoli berambisi segera menciptakan gol balasan. Alhasil, beberapa kali gawang Buffon terancam oleh Denis dkk. Pada menit ke-41, misalnya, Walter Gargano hampir nenaklukan Buffon lewat tendangan kerasnya. Namun, tendangannya masih melebar dari gawang Buffon. Satu menit kemudian, giliran Walter Gargano yang mengancam gawang Juve. Beruntung, Buffon sigap di bawah mistar untuk memotong bola.
Memasuki babak kedua, Juve tidak mengendurkan serangannya. Dengan semangat berlapis mereka terus mengancak-acak pertahanan Napoli. Kerja keras pun berbuah pada menit ke-54 lewat gol yang dilesakkan Giovinco. Gol bermula dari umpan silang Trezeguet dari sektor kiri kepada Diego. Namun, bola lebih dulu dipotong Matteo Contini. Sayangnya, bola jatuh di kaki Giovinco. Tanpa pikir panjang, Giovico meresponsnya dengan tendagan keras dan gol.
Unggul dua gol tidak membuat Juve di atas angin. Pada menit ke-58, Walter Mazzarri memasukkan Jesus Datolo menggantikan Campagnaro. Ini membuat serangan Napoli menjadi hidup. Semenit setelah dia masuk, Napoli bisa menciptakan gol balasan yang diciptakan Marek Hamsik. Gol tercipta dari umpan Jesus Datolo yang langsung disambar Hamsik menjadi sebuah gol.
Bisa menciptakan satu gol, Napoli makin bersemangat menyerang. Mereka terus menggempur Juve dari berbagai lini. Alhasil, pada menit ke-64, Datolo menciptakan gol kedua bagi Napoli. Proses gol terjadi saat Denis berhasil menanduk bola yang dilepaskan Hamsik melalui tendangan pojok. Buffon berhasil menepis tandukan Hamsik tetapi bola liar lebih dekat kepada Datolo. Sekelebat, Datolo menyarangkan bola yang tak mampu dijangkau Buffon.
Laga semakin alot. Juve makin gencar menyerang, hingga Napoli kewalahan. Namun, serangan yang disusun selalu kandas karena barisan pertahanan Napoli disiplin menjaga wilayahnya. Selain itu, Juve juga selalu melakukan kesalahan dalam mengumpan bola.
Melihat anak asuhnya kurang menggigit, Ciro Ferrara mengubah strategi. Dia memasukkan Carvalho Amauri dan menarik Poulsen. Meskipun demikian, tidak mudah menaklukkan Napoli. Bahkan, Napoli bisa membalikkan keadaan menjadi unggul 3-2 lewat serangan balik.
Gol diciptakn Hamsik pada menit ke-81, memanfaatkan bola rebound. Gol ini bermula dari umpan Salvatare Aronica ke kotak penalti. Umpan tersebut salah diantisipasi Grygera sehingga bola yang liar langsung dilibas Hamsik yang dalam keadaan tidak terkawal, 3-2.
Tertinggal, Juve berusaha menekan dan menciptakan gol balasan. Daya serangan pun ditingkitkan. Namun, alur serangan yang disusun terus dirusak Napoli.
Jelang peluit panjang, Juve harus bermain sepuluh orang. Pasalnya, Amauri diganjar kartu merah karena terbukti melanggar penjaga gawang Napoli, Sanctis. Hingga peluit panjang, Juve harus mengakui keunggulan Napoli.
Susunan Pemain
Juventus: Buffon, Chiellini, Cannavaro, Grosso, Grygera, Poulsen, Melo, Terzeguet 66, Diego, Giovinco (Paolo De Ceglie 85), Camoranesi
Napoli: Sanctis, Cannavaro, Contini, Campagnaro (Jesus Datolo 58), Gargano, Cigarini, Aronica, Maggio, Lavezzi (Pazienza 86), Denis (Quagliarella 69), Hamsik

