


MADRID, KOMPAS.com — Kekalahan 0-4 dari klub Divisi Segunda B, Alcorcon, telah mengguncang Santiago Bernabeu. Sang raja, Florentino Perez sampai harus turun tangan sendiri mengatasi situasi. Terlepas dari besarnya aib kekalahan itu, ia minta pasukannya tetap tenang.
Madrid menghadapi Alcorcon pada duel leg pertama putaran keempat Copa del Rey, Selasa (27/10). Saat itu, Madrid memang tidak menampilkan kekuatan 100 persennya. Namun, mengingat jauhnya selisih kasta, tak ada alasan bagi Madrid untuk kalah. Apalagi, barisan cadangan Madrid juga masih menyandang pemain berkualitas nomor satu.
Perez menyadari, status "Los Galacticos" hanya memberikan sedikit ruang untuk kesalahan. Dan, ruang sempit itu tak cukup besar menampung kegagalan dari Alcorcon. Meski sangat terluka, sebagai pemimpin, ia berusaha menenangkan pasukannya. Ia hanya tidak ingin kekalutan merusak misi juara Madrid seluruhnya.
"Anda harus tenang, sekalipun kekalahan dari Alcorcon sangat memalukan. Sejarah Real Madrid lebih dari sekadar satu pertandingan. Anda tidak bisa membesar-besarkan dan menciptakan krisis," ujarnya.
"Kami baru mengikuti kompetisi selama dua bulan. Pelatih juga baru. Ia memiliki sistem berbeda dibanding musim lalu (ketika Manuel Pellegrini masih melatih Villarreal) dan ada banyak pemain baru. Kami harus memberi mereka waktu untuk tim sehingga mereka bisa beradaptasi. Saya yakin, hasil (positif) akan datang," lanjutnya.
Lebih jauh, Perez mengingatkan, Madrid juga pernah mengalami masa-masa buruk, yaitu pada musim 2000-2001. Saat itu Madrid tersingkir dari Copa del Rey setelah dikalahkan tim Divisi Segunda B, Toledo. Namun, dengan bekal sejarah dan tradisi juara, Madrid bisa membayar kegagalan itu dengan menjuarai Divisi Primera.
"Kami tersingkir dari (Copa del Rey), namun kemudian tim menjuarai liga. Tentu tidak menyenangkan bagi presiden klub melihat timnya seperti ini. Namun, kita adalah Real Madrid," tegasnya.
"Kita tahu bagaimana caranya menang. Tetapi, kita harus tahu bagaimana (rasanya) kalah dan menyadari bahwa kemarin Alcorcon lebih baik dari Madrid," tandasnya.
Dengan pernyataan-pernyataan tersebut, Perez berharap tim kembali fokus menyiapkan dua laga penting berikut, yaitu melawan Getafe di lanjutan Divisi Primera dan AC Milan di pentas Liga Champions.
Secara khusus, ia ingin Pellegrini tidak terganggu oleh rumor pemecatan. Ia ingin Pellegrini fokus kepada programnya untuk mengembalikan kepercayaan diri dan performa juara "Los Merengues". (AS)

