


MILAN, KOMPAS.com - Gelandang Inter Milan, Wesley Sneijder, mengalami cedera kejang otot yang membuatnya mungkin absen pada duel versus Dynamo Kiev, dalam lanjutan Liga Champios, pertengahan pekan depan. Mengingat pentingnya peran Sneijder, ketidakhadirannya membuat Inter terancam gagal menang dan tidak lolos dari fase grup.
Inter hanya mampu menuai hasil imbang dalam tiga duel babak penyisihan Liga Champions. Terakhir, mereka ditahan Dynamo Kiev 2-2, di Giuseppe Meazza, Selasa (20/10). Mereka pun terjerembab ke dasar klasemen Grup F dengan tiga poin atau berselisih satu angka dari Barcelona di puncak klasemen.
Memang, dengan tiga laga tersisa, peluang Inter untuk lolos masih terbuka. Namun, mengingat ketatanya persaingan di grup ini dan sulitnya Inter meraih kemenangan, absennya Sneijder membuat Inter terancam melanjutkan rekor buruk itu. Bila begitu, Inter akan tersingkir.
Inter sudah merasakan buruknya performa mereka tanpa Sneijder, yaitu ketika duel versus Sampdoria di Serie-A dan Rubin Kazan di Liga Champions. Hasilnya, mereka menyerah 0-1 kepada "Il Samp" dan ditahan 1-1 oleh Rubin Kazan.
Kenyataan itu menunjukkan, Sneijder merupakan kunci penting bagi Inter untuk meraih sukses. Berita mengenai cedera baru Sneijder pun menjadi pukulan keras bagi Inter. Pasalnya, duel kali ini akan menentukan nasib Inter di Liga Champions. Hasil selain tiga angka mendekatkan mereka ke pintu keluar.
Arti pentingnya Sneijder diamini oleh tim medis Inter. Mereka berjanji bekerja semaksimal mungkin untuk membuat Sneijder bisa tampil saat duel versus Kiev nanti. Namun, mereka tak bisa menjanjikan apa-apa.
"Sneijder mengalami cedera. Apakah ia akan pulih untuk pertandingan di Kiev? Kami akan melakukan segala yang mungkin dilakukan. Namun, kejang tetaplah kejang (otot)," ujar dokter Inter, Franco. (SKY)


