Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Wajah-wajah Cantona Siap Merangsek Anfield
Minggu, 25 Oktober 2009 | 13:48 WIB
|
Share:
AFP/GERRY PENNY
Pemain Manchester United Eric Cantona (kiri) melewati Robbie Fowler pada final Piala FA di Stadion Wembley, London, 11 Mei 1996.

LONDON, KOMPAS.com - Pendukung Manchester United akan meneror tuan rumah Liverpool saat kedua tim bertemu pada Minggu (25/10) malam. Suporter MU akan mengenakan topeng wajah Eric Cantona sebagai salah satu bentuk rivalitas atas pendukung "The Reds".

Cantona merupakan salah satu striker legendaris "Setan Merah". Pria asal Perancis tersebut dikenang sebagai pemain yang pernah memberikan gelar Premier League perdana untuk MU pada 1993. Cantona kemudian menjadi bintang di Inggris hingga menyatakan pensiun dini pada 1997 setelah semusim menjadi kapten tim.

Saat Cantona gantung sepatu itulah yang menjadi awal permusuhan pendukung MU dan Liverpool. Penyebabnya adalah ledekan Liverpudlian yang menyebutkan: "Selamat tinggal Cantona, kembalilah ketika kamu menang 18 (kali)".

Pernyataan pendukung "The Kop" itu mengacu pada jumlah gelar yang diraih kedua tim di liga tertinggi Inggris. Sebelum 1993, Liverpool menjadi raja di negara tersebut dengan 18 gelar juara Divisi Utama Inggris. Sebaliknya, MU baru sebelas kali juara, empat di antaranya diraih bersama Cantona sejak format liga berubah menjadi Premier League.

"Setan Merah" akhirnya bisa meraih titel ke-18 di jajaran kasta tertinggi sepak bola Inggris pada musim lalu. MU juara musim 2008/09 sekaligus menyamai rekor Liverpool.

Karena alasan itulah, pendukung MU pun berniat memenuhi permintaan "undangan" pendukung Liverpool yang dikirim 12 tahun lalu itu. Suporter MU akan "mengembalikan" memori atas Cantona di Anfield dengan mengenakan topeng wajah pemain legendaris tersebut.

Jika Liverpool kalah dalam duel itu, mereka akan mengalami kekalahan kelima secara beruntun. Catatan terburuk ini pernah mereka dapatkan pada September 1953. (TMS)