Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Leonardo: Milan Tahu Akan Menang
Kamis, 22 Oktober 2009 | 05:26 WIB
|
Share:

MADRID, KOMPAS.com — Pelatih AC Milan Leonardo mengaku tak terkejut jika timnya mengalahkan Real Madrid 3-2 dalam lanjutan babak penyisihan grup Liga Champions, Rabu (21/10). Menurutnya, ia sudah tahu sejak awal kalau timnya akan menang.

Leonardo mengakui, Madrid merupakan tim besar yang dihuni pemain hebat, apalagi Milan akan bermain dengan status tim tamu. Namun, ia yakin, besarnya tekanan akan membuat Milan terpacu untuk menang. Keyakinan ini tak pupus, bahkan ketika Madrid unggul lebih dulu melalui Raul Gonzalez pada menit ke-19. Keyakinan itu terbukti benar.

"Akhirnya, susunan pemain diselesaikan dalam keseimbangan dan apa yang dimiliki tim ini adalah kedewasaan untuk memahami banyak pendekatan berbeda. Menghadapi tim yang menyerang, saya pikir, hal terbaik yang bisa kami lakukan adalah menekan mereka dengan sangat keras," paparnya.

"Bahkan, setelah ketinggalan satu gol, kami tak pernah berpikir akan gagal dalam pertandingan ini. Kami menghadapi tim bagus. Namun, (tim bagus) ini kebetulan sangat cocok menjadi lawan kami," lanjutnya.

Milan memang kebobolan oleh Raul Gonzalez, menyusul blunder Dida pada menit ke-19. Saat itu, setelah menangkap sepakan Esteban Granero, Dida malah menjatuhkan bola. Raul yang berada di dekatnya langsung menyongsong bola dan memasukkannya ke dalam jala Milan.

Leonardo mengaku tak akan mempermasalahkan aksi Dida. Menurutnya, dalam sebuah pertandingan besar, kegugupan dan kesalahan wajar terjadi. Lagi pula, Dida telah membayar kesalahannya, setidaknya dengan empat penyelamatan gemilang.

"Dida adalah pemain berpengalaman yang tahu bagaimana menghadapi situasi seperti ini. Kesalahan juga terjadi di kubu Madrid," pungkasnya.

Pernyataan Leonardo mengacu kepada aksi Casillas yang salah mengantisipasi umpan panjang Massimo Ambrossini kepada Alexandre Pato pada menit ke-65. Saat itu, Casillas meninggalkan sarang untuk menangkap bola. Namun, sebelum Casillas meraih bola, Pato menyerobotnya dan melesakkan bola ke dalam yang kosong. Gol itu membuat kedudukan menjadi 2-1.

Pato juga menjadi aktor penting kemenangan Milan. Setelah Madrid menyamakan kedudukan melalui Royston Drenthe pada menit ke-75, Pato memastikan keunggulan 3-2 dengan gol pada menit ke-88.

Kemenangan atas Madrid adalah kemenangan kedua Milan dalam dua pertandingan terakhir. Sebelumnya, mereka berhasil menang 2-1 atas AS Roma dalam lanjutan Serie A akhir pekan lalu. Sepasang kemenangan ini begitu istimewa karena diraih setelah sempat tertinggal lebih dulu.

Entah bagaimana dengan permainan Milan selanjutnya. Yang jelas, mereka telah menunjukkan mental dan usaha bangkit dari keterpurukan dan keluar dari tekanan. Kemudian, bagi Leonardo, ini lebih penting dari sekadar poin penuh dan klasemen. (FBI)