


LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pemilik Liverpool, Tom Hicks, tidak akan menghalangi rencana pemilik lainnya, George Gillet, menjual sahamnya kepada Pangeran Faisal bin Fahd bin Abdullah al-Saud dari Saudi Arabia. Namun, ia menegaskan akan mempertahankan saham miliknya.
Hicks dan Gillet masing-masing menguasai 50 persen saham Liverpool dan memiliki hak untuk memveto satu sama lain terkait rencana penjualan saham. Saat ini, mereka dililit utang, yang menurut Daily Mirror, mencapai lebih dari 300 juta poundsterling. Beban ini membuat investasi mereka sulit berkembang. Gillet pun mencetuskan ide menjual sahamnya.
Gillet sudah mendapatkan calon pembeli, yaitu Pangeran Faisal. Beberapa waktu lalu, ia sudah mendiskusikan rencana itu dengan Pangeran Faisal. Sementara ini, negosiasi tersendat karena Hicks memveto rencana Gillet. Sejumlah media Inggris mengklaim, Hicks khawatir, posisinya akan terpinggirkan oleh kedatangan investor baru.
Toh, hal itu tak membuat Gillet mengurungkan niatnya. Ia ingin segera lepas dari jeratan utang. Diam-diam, ia terus melakukan pendekatan kepada Pangeran Faisal. Ia bahkan sudah berencana untuk menemui Pangeran Faisal pekan mendatang, untuk melanjutkan negosiasi.
Melihat sikap keras kepala Gillet, Hicks akhirnya mengizinkan Gillet melepas sahamnya kepada Pangeran Faisal. Ia menyatakan akan bertahan di Liverpool dan bersedia bekerja sama dengan investor baru, yang membeli saham Gillet.
"Tom (Hicks) akan terbuka untuk mempertimbangkan kerja sama dengan seseorang ayng ingin membeli saham George Gillet. Ini masih terkait kesepakatan bahwa penjualan saham Liverpool FC menuntut persetujuan dari pemilik saham lainnya. Tom sudah menjelaskan, ia masih memiliki komitmen jangka panjang kepada klub ini," ujar sumber Daily Mirror yang dekat dengan Hicks.
Persetujuan Hicks tak lantas memudahkan jalan Gillet. Pasalnya, Pangeran Faisal sudah mengultimatum Gillet untuk mereduksi beban utangnya sebelum membicarakan jual-beli. Pangeran Faisal siap membayat 350 juta poundsterling untuk 50 saham Liverpool yang dimiliki Gillet. Namun, ia juga bersedia menarik penawaran bila Liverpool tak mereduksi utang mereka. (MIR)

