Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Leonardo Ngotot Bertahan di Milan
Minggu, 04 Oktober 2009 | 05:02 WIB
|
Share:

MILAN, KOMPAS.com - Pelatih AC Milan, Leonardo, menyatakan tidak berpikir untuk meninggalkan posisinya. Ia yakin mampu membuat Milan segera bangkit sekaligus mengembalikannya ke jalur juara.

Milan gagal menang dalam tiga pertandingan terakhir. Setelah kalah 0-1 daru Udinese dan bermain imbang 0-0 dengan Bari di pentas Serie-A, Milan menyerah 0-1 kepada FC Zurich di pentas Liga Champions.

"Kami mencoba sejumlah taktik alternatif, namun tak ada yang sangat berbeda karena pemain-pemain ini telah sejak lama bermain bersama dan mengenal satu sama lain dengan sangat baik. Setiap orang ingin berdiri bersama dan membenahi keadaan ini. Jadi, tak ada (api dalam sekam)," ungkapnya.

"Saya belum dan tidak mempertimbangkan untuk mundur karena sata fokus hanya kepada Milan, sehingga mereka bisa menampilkan kemampuan terbaik di lapangan dan menang," pungkasnya.

Lebih jauh, Leonardo mengatakan, Milan sudah menemukan formula yang benar dan sudah lepas dari ketergantungan kepada Ricardo Kaka, Carlo Ancelotti, dan Paolo Maldini. Namun, karena jadwal yang padat, Milan tak punya waktu untuk mematangkan dan mengenatalkan pola bermain mereka.

"Kami banyak mempelajari taktik dalam sesi latihan, bahkan mungkin terlalu banyak. Namun, beberapa kali, kami tak bisa (menampilkannya) karena kami bermain terlalu sering," akunya.

"Tim ini harus menemukan tempo yang benar, meningkatkan pertahanan dan di atas semuanya, memperbaiki langkah ketika melakukan serangan balik.Saya tidak berpikir masalah kami adalah fisik," tambahnya.

Menghadapi duel versus Atalanta dalam lanjutan Serie-A, Minggu (4/10), Leonardo mengungkapkan akan mempertahankan komposisi dan strategi seperti sebelumnya. Menurutnya, hanya dengan sering bermain bersama, Milan akan menjadi semakin baik.

"Pato bisa mengubah permainan setiap saat. Namun, ia hanya kurang hidup dalam pertandingan.  (Klaas-Jan) Huntelaar masih butuh waktu. Ronaldinho semaki baik dan akan menunjukkannya di lapangan. Sementara itu, Abate butuh kesinambungan," paparnya. (FBI)