

SURABAYA, KOMPAS.com - Persebaya Surabaya menaklukkan Gresik United 3-0 (2-0) dalam babak delapan besar Liga Jawa Timur di Stadion Gelora 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya, Kamis (1/10) malam. Hasil positif juga didapat Persik Kediri yang unggul 3-2 (0-0) atas Mojokerto Putra di stadion yang sama.
Di hadapan publiknya sendiri, Persebaya tampil terlalu digdaya bagi pasukan Gresik. Stadion langsung membahana setelah Korinus Fingkrew menyambut umpan terobosan gelandang Josh Maguire dan langsung melesakkan bola ke gawang GU pada menit ke-20. Andi Odang menambah keunggulan Persebaya pada menit ke-39. Di babak kedua, tendangan penalti Anderson da Silva pada injury time pun menutup laga dengan skor 3-0.
Sementara pada laga Persik melawan Mojokerto Putra (MP), tiga gol Persik dilesakkan Harianto pada menit ke -65, Imam Maulana (67) dan Qiskil Gandrumini (80). Sementara itu MP mengejar lewat Bationo Germain pada menit ke-54 dan 81.
Kemenangan ini jadi modal bagi Persebaya dan Persik untuk melaju ke babak empat besar. Pada laga Jumat ini, Persebaya bakal bertemu Mojokerto Putra, sedangkan Persik menghadapi Gresik United.
"Jadwal pertandingan delapan besar ini cukup ketat dan kuncinya sekarang adalah bagaimana pemain bisa tetap fit," ujar pelatih Persebaya Danurwindo seusai laga.
Sementara itu, laga pembuka antara Persik dengan MP berjalan lambat dan kurang menarik. Kedua tim terlalu berhati-hati dan bermain aman sehingga babak pertama berjalan tanpa kejutan. Persik yang diarsiteki Gusnul Yakin tampil melempem tanpa variasi serangan.
Tim promosi Mojokerto Putra sebaliknya tampil lebih bertenaga dengan kehadiran striker Bationo Germain. Skema serangan balik yang diterapkan MP akhirnya berbuah manis.
Memanfaatkan longgarnya kawalan bek lawan, penyerang Ever Barietos menerobos masuk ke jantung pertahanan lawan dan mengumpankan si kulit bundar pada Bationo yang melesat maju dari sayap kiri dan langsung mengoyak jala Persik yang dikawal Herman Batak.
Persik yang kecolongan baru berhasil mencetak gol pertama ketika MP justru diperkuat sepuluh pemain setelah wasit Heru Santoso (Malang) mengganjar Ever Barietos dengan kartu merah pada menit ke-59.
Kekuatan menjadi imbang ketika giliran bek Persik, Sulis Budi, yang dikartumerahkan pada menit ke-90, saat kedudukan sementara 3-2 untuk Persik. Sepuluh menit sebelum laga berakhir, MP terus menggempur namun lemahnya eksekusi kembali menggagalkan usaha tim besutan Suwandi ini.
Kemenangan Persik cukup melegakan hati Gusnul Yakin yang selama babak penyisihan selalu gagal membuat timnya menang. Permainan anak-anak meningkat begitu juga kondisinya. Ini jadi modal untuk menghadapi lawan-lawan berikutnya, ucapnya.

