Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Van Gaal Tetap Rileks Meski Trauma Lawan Juve
Rabu, 30 September 2009 | 04:57 WIB
|
Share:
AFP/ED OUDENAARDEN
Louis van Gaal

TERKAIT

MUENCHEN, KOMPAS.com - Pelatih Bayern Muenchen, Louis Van Gaal, masih trauma menghadapi Juventus di Liga Champions. Meski demikian, ia akan mencoba bermain rileks.

Van Gaal dan para pemainnya akan menjamu Juve pada duel matchday kedua Liga Champions, Rabu (30/9). Pelatih asal Belanda itu terakhir kala melawan Juve saat mengantar Ajax ke final Liga Champions 1996 di Stadio Olimpico Roma. Keduanya main seri 1-1, tapi Ajax akhirnya kalah dalam adu penalti.

"Mereka sedang bagus, meskipun mereka hanya meraih hasil imbang do akhir pekan. Mereka salah satu tim terbaik di Eropa," ungkap Van Gaal di situs Bayern.

"Saya tak punya kenangan indah atas Juve. Ketika saya melatih Ajax Amsterdam, kami kalah dari mereka di final Liga Champions melalui adu penalti," katanya.

Untuk membunuh trauma itu, Van Gaal ingin agar para pemainnya bermain rileks. Laga di Allianz Arena itu akan memberi tekanan besar bagi Gianluigi Buffon dkk karena mereka hanya meraih hasil seri di laga perdana lawan FC Bordeaux.

"Usai kemenangan atas Maccabi Tel Aviv, kami juga harus menang di laga ini sehingga kami dapat menjauh dari Juventus. Kami dapat bermain lebih rileks dibandingkan mereka," tambahnya mantan pelatih Belanda tersebut.

"FC Hollywood" saat ini masih memimpin Grup A setelah menang 3-0 atas Maccabi. Juve dan Bordeaux berbagi poin satu setelah main seri 1-1 di Turin. (FBI)