


MADRID, KOMPAS.com — Pelatih Real Madrid Manuel Pellegrini mengatakan, Ricardo Kaka merupakan kunci kemenangan 3-0 atas Tenerife dalam lanjutan Divisi Primera, di Santiago Bernabeu, Sabtu (26/9). Menurutnya, seandainya Kaka dicadangkan sampai laga usai, hasil laga itu akan sama sekali lain.
Pada pertandingan itu, Pellegrini tidak memasukkan Kaka dalam barisan starter. Hasilnya, sepanjang babak pertama, Madrid sempat tertekan oleh lawan. Selain itu, produksi gol mereka juga macet total.
Memasuki babak kedua, Kaka turun menggantikan Esteban Granero. Hasilnya, Karim Benzema berhasil mencetak dua gol dan Kaka sendiri menyumbang satu gol. Menurut Pellegrini, meski gol Benzema berasal dari Roysthon Drenthe dan Xabi Alonso, tetapi semua itu terjadi karena kecerdasan Kaka menentukan irama permainan.
"Bukan rahasia bahwa Kaka mengubah cara tim ini bermain. Kami mencoba (mencadangkannya) karena kami punya jadwal Liga Champions pertengahan pekan depan. Namun, kami tak bermain baik di babak pertama (sehingga menurunkannya). Kami bermain bagus di babak kedua. Kami menciptakan ruang dan memiliki peluang bagus," papar Pellegrini.
Uniknya, meski mengaku puas dengan kemenangan itu, Pellegrini ternyata menunggu kekalahan Madrid. Menurutnya, dalam pertandingan, kekalahan tak terhindarkan. Ia ingin melihat bagaimana reaksi tim terhadap kekalahan.
"Setelah beberapa waktu, kami akan kalah. Kami akan selalu melihat bagaimana reaksi tim ini menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat," tandasnya.
Dengan kemenangan atas Tenerife, Madrid terus menjaga persaingan dengan Barcelona. Sejak Divisi Primera musim ini digelar, hanya dua klub ini yang mampu menjaga rekor kemenangan 100 persen. Keduanya pun saling berebut posisi dua besar.
Untuk saat ini, Madrid berhak berada di puncak klasemen. Meski sama-sama memiliki 15 poin dengan Barcelona, Madrid unggul selisih gol. (GL)

