


MANCHESTER, KOMPAS.com - Pelatih Manchester United (MU), Alex Ferguson menegaskan bahwa MU mampu mempertahankan gelar Premier League. Menurutnya, inkonsistensi performa MU adalah bagian dari pemanasan untuk menemukan mematangkan bentuk permainan yang baru.
Musim ini, Manchester United memang diragukan bisa mempertahankan gelar Premier League. Sejumlah kalangan menilai, perginya Cristiano Ronaldo ke Real Madrid melemahkan MU sekaligus memperbesar peluang tim lain menjadi juara. Kekalahan 0-1 dari Burnley dan sulitnya merebut kemenangan 4-3 dari Manchester City menguatkan anggapan itu.
Ferguson mengakui, hilangnya Ronaldo memaksa tim melakukan perubahan bentuk permainan. MU pun tak bisa menghindari eksperimen untuk menemukan formula terbaik. Namun, ia menolak anggapan yang meragukan kemampuan MU mempertahankan gelar. Meski permainan belum stabil, sejauh ini, MU mampu mencatatkan lima kemenangan dan satu kekalahan. Menurut Ferguson, ini menunjukkan bahwa MU tetap berada di jalur juara.
Lebih jauh, Ferguson menjelaskan, setelah beberapa waktu tanpa Ronaldo, skuadnya menjadi lebih kompetitif karena setiap pemain berusaha meningkatkan kemampuan diri untuk masuk tim utama. Karena kualitas yang semakin merata, ia tak merasakan memiliki kesulitan, selain menentukan siapa yang bakal tampil sebagai starter di setiap laga. Ia menargetkan, proses adaptasi selesai bulan Oktober dan setelah itu MU bisa turun dengan tim starter dan sistem baku.
"Kami mengalami awal yang buruk. Tak ada keraguan mengenai itu. Namun, bentuk tim ini semakin baik. Penampilan terbaik kami (sejauh ini) adalah ketika (menang 3-1 atas Tottenham Hotspur) di White Hart Lane," papar Ferguson.
"Saya senang dengan bentuk kami sekarang. Skuad ini kuat dan satu-satunya masalah saya adalah menentukan siapa yang akan saya pilih di setiap pertandingan. Biasanya, pada bulan Oktober kami bisa lebih konsisten," tambahnya. (SKY)

