Jumat, 25 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Argentina Jelek, Messi Bela Maradona
Kamis, 24 September 2009 | 00:55 WIB
|
Share:

BARCELONA, KOMPAS.com - Pemain Barcelona dan Argentina, Lionel Messi, menilai, dua kekalahan beruntun yang diterima Argentina dalam dua laga kualifikasi Piala Dunia 2010 terakhir terjadi karena Argentina bermain buruk dan kurang kompak. Menurutnya, hal itu bukan salah pelatih Diego Maradona, melainkan seluruh tim.

Dalam dua laga terakhir, Argentina menderita kekalahan 1-3 dari Brasil dan 0-1 dari Paraguay. Hal itu membuat Argentina jatuh ke peringkat kelima, posisi minimal untuk lolos ke putaran final Piala Dunia di Afrika Selatan.

Maradona pun menjadi sasaran kekecewaan publik. Ia dianggap tidak bisa mengoptimalisasi kemampuan pemain sehingga Argentina dipermalukan dua kali berturut-turut.

Namun, menurut Messi, kegagalan Argentina terjadi karena tim kurang kompak. Itu terjadi karena minimnya jam latihan bersama di timnas dan kecenderungan tim untuk mengandalkan dirinya sehingga ada pemain yang ogah memaksimalkan potensinya sendiri.

"Betul bahwa di Barcelona, aku memiliki pemain-pemain hebat di sebelahku. Namun, ada juga pemain hebat di timnas yang bisa bermain seperti yang kami lakukan di Barcelona. Namun, aku tak bisa memenangi pertandingan sendirian. Ini adalah tanggung jawab seluruh tim dan kami harus tampil maksimal untuk memenangi setiap laga," ujarnya.

Messi juga menyesali munculnya kritik yang menyebutnya mata duitan sehingga tidak tampil maksimal di timnas. Menurutnya, meski tampil buruk, semua pemain Argentina tampil dengan penuh kebanggaan membela kostum "Albiceleste".

"Kami semua merasakan (makna) kaus ini dan tak seorang pun suka kalah, termasuk ketika membela tim nasional. Mengaitkannya dengan uang adalah salah. Bila kami tak merasakan (makna) kaus ini, maka kami tak akan berusaha bermain untuk Argentina dan pergi ke Australia atau ke mana pun setiap kali timnas main," paparnya.

"Sayang sekali, hasilnya tidak baik dan kami tidak bermain bagus. Namun, itu akan berubah. Kita tak bisa terus bicara omong kosong. Kami harus tenang. Ini adalah negara yang mencintai sepak bola dan kami harus tetap berdiri bersama," tandasnya.

Argentina masih menyisakan dua laga sisa di babak kualifikasi Piala Dunia Zona Amerika Selatan, yaitu melawan Peru dan Uruguay. Mengingat tipisnya selisih dengan Uruguay dan Venezuela di peringkat keenam dan ketujuh, Argentina harus menang di dua pertandingan sisa itu. (SKY)